Kota Tegal Raih Peringkat Pertama Kepatuhan Standar Pelayanan Publik Tahun 2021

BERITAPANTURA.id, TEGAL – Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono menerima secara langsung Laporan Penyampaian Hasil Kepatuhan Standar Pelayanan Publik tahun 2021 dari Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Jawa Tengah, dalam acara Penyampaian Hasil Survey Kepatuhan Standar Pelayanan Publik Tahun 2021 di wilayah Jawa Tengah di Hotel Grand Edge Semarang, Rabu (12/01/2022).

Piagam penghargaan diterima langsung oleh Wali Kota Tegal dari Kepala Ombudsman Republik Indonesia, Perwakilan Jawa Tengah Ida Farida.

Wali Kota Tegal menerima piagam penghargaan dari Kepala Ombudsman Republik Indonesia, Perwakilan Jawa Tengah Ida Farida, Rabu (12/01/2022). (Foto: Dinkominfo Kota Tegal)

Kota Tegal menerima hasil dengan pencapaian tertinggi yaitu dengan mendapatkan nilai 91, 11 mengungguli Kabupaten Cilacap, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Sukoharjo dan Kabupaten Banyumas yang sejak dahulu sering mendapatkan zona hijau.

Dalam sambutannya Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono usai menerima piagam penghargaan menyampaikan bahwa Ombudsman Republik Indonesia adalah Lembaga Negara yang bersifat netral dan tidak mendukung siapapun sehingga dalam penyampaian penilaiannya pun bersifat netral dan apa adanya di lapangan.

“Saya sampaikan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kabupaten Kota yang mendapat predikat tertinggi, hijau. Dan mungkin ini adalah amanah yang betul-betul yang diberikan oleh Ombudsman dan kepercayaan sebagai lembaga yang independen yang tentunya yang penilaiannya adalah obyektif menjunjung tinggi netralitas,” ucap Wali Kota.

Wali Kota Tegal menyebut bahwa di tahun 2021 Kota Tegal mendapat predikat hijau dengan peringkat tertinggi se-Jawa Tengah dan ke-6 Se-Indonesia. Ini kerja semua OPD terkait yang saling membantu kita tidak bisa jadi kita tidak bisa menjadi superman tapi menjadi super team dengan kerjasama yang baik.

“Mudah-mudahan kedepannya dengan pembinaan dari Ombudsman kita tingkatkan untuk kota Tegal menjadi semakin menjadi lebih baik lagi,” terangnya.

Hal tersebut juga diapresiasi khusus dan ditegaskan kembali oleh Ida Farida yang menyampaikan langsung bahwa pencapaian Kota Tegal yang memperoleh predikat tertinggi di Jawa Tengah dan peringkat ke-6 tingkat Nasional adalah hasil kerja keras semua elemen yang ada di Kota Tegal.

“Ini dilakukan dari Top Leader, Wali Kota Tegal, Sekda sampai dengan jajaran dibawahnya itu sangat penting, karena yang namanya tugas pelayanan tidak mungkin dilakukan oleh pimpinan, tapi harus bisa diterjemahkan oleh OPD untuk semangat memberikan pelayanan yang terbaik,” jelas Ida Farida.

Ida Farida juga menyampaikan apa yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Tegal bisa dipertahankan.

“Harapan di tahun terdekat tahun 2022, Kota Tegal bisa mempertahankan dan yang paling prinsip berdampak langsung pada meningkatnya kualitas pelayanan publik di Kota Tegal. Progres peningkatan pelayanan publik sangat signifikan jadi tahun 2019 masih zona kuning dan tahun 2020 karena pandemi tidak ada penilaian dan dari tahun 2020 pula kami memang melihat ada banyak upaya dalam hal ini kami juga diundang dan melihat langsung proses perbaikan dilakukan,” terangnya.

Dirinya menambahkan hasil penilaian tahun ini membuahkan nilai yang lebih baik dari tahun sebelumnya dimana Pemerintah Kota Tegal berhasil mendapatkan nilai dalam Zona Nilai Hijau (rentang nilai 81-100) dengan total nilai 91,11.

“Keberhasilan pencapaian ini merupakan buah dari komitmen, dedikasi dan kerja keras semua perangkat daerah penyelenggara pelayanan publik untuk memenuhi kelengkapan penilaian kepatuhan,” tandasnya. (BP/ard)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: