Peredaran Rokok Ilegal di Jepara Kembali Terungkap

BERITAPANTURA.idJEPARA – Peredaran rokok ilegal senilai Rp 266 Juta berhasil diamankan dari wilayah Kabupaten Jepara. Pengamanan itu sudah dilakukan pada, Kamis (30/12/2021).

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Kudus, Gatot Sugeng Wibowo, menjelaskan, awalnya pihaknya menerima informasi tentang adanya rumah yang digunakan sebagai tempat untuk aktivitas produksi rokok ilegal di Jepara. Tepatnya di Desa Kalipucang Wetan, Kecamatan Welahan, Jepara.

Mendapati informasi itu, tak menunggu waktu lama petugas langsung mendatangi lokasi. Sekitar pukul 11.00 WIB, petugas berhasil menemukan rumah produksi rokok ilegal sesuai informasi tersebut.

“Sebelumnya kami melakukan pemantauan. Baru kemudian kita gerebek rumah itu,” kata Gatot, Rabu (5/1/2022).

Dijual Lewat E-Commerce Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), lanjut Gatot, petugas langsung melakukan pemeriksaan pada semua sisi rumah tersebut.

Dari hasil pemeriksaan itu, petugas mendapati rokok batangan jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) tanpa dilekati pita cukai. Petugas juga menemukan rokok SKM yang belum dikemas. Gatot menyebut, ada delapan karton rokok jenis SKM merk “C@ffee STIK TWENTY” tanpa dilekati pita cukai pada bungkusnya.

Tak hanya itu, petugas juga mengamankan sebelas karton dan satu karung rokok batangan serta rokok berbagai merk tak berpita cukai. Dari hasil penghitungan petugas, total rokok yang ditemukan tersebut sebanyak 261.200 batang. Sedangkan, nilai rokok ditaksir mencapai Rp 266.424.000.

“Perkiraan nilai barang Rp 266.424.000 dan Potensi Kerugian Negara sebesar Rp 175.087.584. Seluruh barang bukti dibawa ke Kantor Bea Cukai Kudus untuk pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas Gatot. (BP/xpo)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: