Jelang Libur Tahun Baru, Lonjakan Pemudik dari Jakarta ke Jepara Naik 10 Persen

BERITAPANTURA.id, JEPARA – Menjelang pergantian tahun, masyarakat yang merantau di luar Kabupaten Jepara mulai pulang ke kampung halamanya. Saat ini lonjakan penumpang sudah mulai terlihat di kantor-kantor perusahan otobus Jepara. Bahkan kenaikannya saat ini sudah mencapai 10 persen.

Hal tersebut disampaikan Ketua Organda Kabupaten Jepara, Muhammad Iqbal saat launching Aplikasi E-tiket RedBus di garasi PO Bejeu, Ngabul, Kecamatan Tahunan, Senin (27/12/2021).

Penumpang melakukan scan Barcode sebelum menaiki armada di garasi PO Bejeu, Ngabul, Kecamatan Tahunan, Senin (27/12/2021).

“Lonjakan penumpang dari Jakarta ke Jepara pasti terjadi, kita tetap menekankan protokol kesehatan, memakai masker dan suntik vaksin. Kalau syarat mutlak wajib enggak ya, tapi khusus nataru ini emang ditekankan untuk antigen,” kata Iqbal.

Dikataknnya, lanjut dia, kenaikan saat ini sudah mencapai 10 persen sejak tanggal 19, dan itu pun dari barat saja untuk ke tujuan Jawa Tengah.

“Kalau dari Jepara masih stabil. Saat ini ada, jadi unit-unit kita yang dulunya tidak beroperasi guna menambah permintaan armada  kita pebantukan Jakarta dan dari sini dalam kondisi kosong,” terangnya.

Masyarakat perantauan mulai pulang ke kampung halaman ini sudag tradisi bertepatan dengan momen pergantian tahun. Dirinya menyebut lonjakan penumpang yang masuk ke Jepara rata-rata berasal dari daerah jabodetabek.

“Lonjakan penumpang yang dari Jakarta ke Jepara pasti terjadi, hal itu dikarenakan hampir sebagian warga Jepara merantau ke Jakarta. Kenaikan terjadi sejak tanggal 19 desember kemarin. Namun untuk penumpang bus dari Jepara menuju luar daerah cenderung normal tidak ada lonjakan jelang tahun baru ini,” tandasnya.

Iqbal menambahkan untuk harga tiket bus pun ikut mengalami kenaikan, dari Jakarta biasanya harganya Rp220 ribu. kini pada momen jelang tahun baru naik menjadi Rp250 ribu. (BP/xpo)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: