Usung Tema Bangkit dari Pandemi, Kopma IAIN Kudus Gelar Expo UMKM

BERITAPANTURA.idKUDUS – Koperasi Mahasiswa (Kopma) IAIN Kudus menggelar kegiatan expo #4 bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM). Dengan mengusung tema semangat untuk bangkit dari pandemi, berbagai produk UMKM dihadirkan oleh para mahasiswa di GOR IAIN Kudus selama tiga hari. Yakni Senin- Rabu (22-24/11/2021).

Ketua Umum Kopma IAIN Kudus, Khadafi Ilham, mewakili penitia penyelenggara expo melaporkan bahwa Kopma Expo adalah kegiatan yang diadakan setiap tahunnya sejak tahun 2017. Ia mengungkapkan, kopma dan kegiatan expo sempat vakum tahun lalu karena pandemi yang terjadi. Sehingga, dalam kesempatan pada tahun ini terselenggara secara sederhana bisa menjadi wadah promosi bagi kebangkitan gairah UMKM. 

Ketua TP PKK Kudus Mawar membuka acara Kopma Expo, Senin (22/11/2021).

“Expo sempat vakum tahun kemarin karena pandemi, sekarang bisa dilaksanakan kembali meski dengan keadaan berbeda atau new normal. Semoga membantu teman-teman UMKM yang terdampak untuk mempromosikan produk-produknya,” jelasnya.

Rektor IAIN Kudu Mundakir mengatakan bahwa koperasi mahasiswa yang telah berjalan menjadi penggerak ekonomi di lingkungan kampus. Meskipun sederhana, namun keberadaan Kopma yang berprinsip dari, oleh dan untuk mahasiswa bisa menjadi modal dan pengalaman mahasiswa dalam berwirausaha. Dirinya mengapresiasi kegigihan pengurus Kopma dalam menyelenggarakan expo secara rutin pada setiap tahunnya.

“Para mahasiswa yang memiliki konsep pengembangan koperasi yang setiap tahunnya ada expo dan saat ini digelar sederhana di Gedung olahraga. Mudah-mudahan hal semacam ini bisa menghidupkan mental berkoperasi, itu yang lebih penting,” ujarnya.

Kopma Expo #4 pada tahun ini dibuka secara simbolis oleh Ketua TP PKK Kabupaten Kudus, Mawar Hartopo, dengan pemotongan pita, Senin (22/11/2021) lalu. Mawar mendorong para mahasiswa sebagai generasi muda agar berani terjun ke dunia entrepreneur. Dalam memulai suatu usaha, bisa dirintis dari usaha kecil-kecilan namun harus dengan komitmen yang besar untuk mengembangkan produk. Menurutnya, masa muda adalah waktu yang tepat untuk memulai sebuah usaha karena mahasiswa sebagai kaum terpelajar memiliki ide dan gagasan yang inovatif. 

“Yang terpenting adalah komitmen mengembangkan produk yang berkualitas dan berdaya saing. Maka jangan hanya ikut tren yang sedang booming di pasaran, generasi mudah harus mengembangkan kreativitas dan inovasinya sendiri. Ini pun mendorong jiwa wirausaha untuk bangkit di tengah pandemi,” tuturnya. (BP/mif)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: