Mencetak Generasi Agamis, Bupati Letakkan Batu Pertama Pembangunan TPQ

BERITAPANTURA.id, PEMALANG – Sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Pemalang untuk mewujudkan Kabupaten Pemalang yang Agamis, Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Al-Hikmah di Desa Kabunan, Kecamatan Taman, Kabupaten Brebes, Selasa (09/11/2021).

Dengan telah dimulainya pembangunan gedung TPQ tersebut Bupati Pemalang mengucapkan apresiasi dan selamat kepada segenap pengurus TPQ Desa Kabunan atas langkah awal yang telah dicapai dalam pembangunan Gedung TPQ ini.

Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Al-Hikmah di Desa Kabunan, Kecamatan Taman, Kabupaten Brebes, Selasa (09/11/2021). (Foto: Diskominfo Pemalang)

“Saya berharap, kelak setelah proses pembangunannya selesai, gedung TPQ ini dapat memberikan kontribusi dan manfaat yang besar bagi internal organisasi baik masyarakat luas maupun bagi kemajuan Pendidikan Al-Qur’an di Desa ini,” ujar Agung.

Dikatakan Agung, Taman Pendidikan Al-Qur’an merupakan salah satu langkah tepat dalam upaya pembinaan berkelanjutan terhadap anak- anak sehingga mampu mencetak generasi penerus bangsa yang cerdas dan Qur’ani.

“Dengan dibangunnya Gedung TPQ ini, saya berharap bisa menjaring dan menumbuhkembangkan Qori dan Qori’ah serta mencetak generasi yang agamis sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Pemalang untuk mewujudkan Kabupaten Pemalang yang Agamis,” ujarnya.

Sementara itu Kades Kabunan Kusnanto juga mengucapkan terimakasih kepada Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo yang telah hadir dan mendukung di acara peletakan batu pertama pembangunan TPQ Al-Hikmah ini.

“Rencana TPQ Al-Hikmah ini diawali dengan pemberian sebagian tanah waqaf dari donatur warga kami atas nama Ibu Rojiatun yang telah mewaqafkan sebagian tanahnya untuk pembangunan TPQ Al-Hikmah,” jelas Kusnanto.

Mohammad Nur selaku Ketua Panitia mengatakan, bahwa TPQ ini nantinya akan berdiri di atas tanah seluas 480 meter persegi yang terdiri dari 239 bangunan dan 241 halaman.

“Tanah ini adalah mutlak milik masyarakat karena kami dalam membeli tanah ini dengan menggunakan sistim infaq dan sodaqoh dari masyarakat Kabunan dan sekitarnya,” ungkapnya.

Peletakan Batu pertama tersebut disaksikan Forkopimcam Kecamatan Taman dan jajaran pemerintah desa setempat. (BP/mif)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: