Uri-Uri Budaya Tradisional, Luncurkan Gamelan Selaras

BERITAPANTURA.idJEPARA –  Pemerintah Kabupaten Jepara melaunching Gelar Aksi Melestarikan dan Mengembangkan Seni Budaya Tradisional Berbasis Masyarakat (Gamelan Selaras) di Pendapa Kabupaten Jepara, Senin (8/11/2021) malam. Kegiatan yang digagas oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Jepara  ini sebagai salah satu upaya untuk melestarikan dan mengembangkan seni budaya tradisional dan  berbagai kearifan lokal.
 
Bupati Jepara Dian Kristiandi mengatakan, untuk melestarikan dan mengembangkan seni dan budaya, sebenarnya tidak hanya menjadi tugas dari pemerintah. Melainkan seluruh lapisan masyarakat memiliki tugas, kewajiban dan tanggungjawab yang sama untuk mempertahankannya.

Salah satu seniman tradisional Jepara saat menerima penghargaan dari Bupati Jepara dalam acara launching Gamelan Selaras di Pendapa Kabupaten Jepara, Senin (8/11/2021) malam. (Foto: Diskominfo Jepara)

“Demikian juga dengan generasi muda, harus mau dan mampu mewarisi seni tradisi dan budaya local agar terus terjaga eksistensinya,”katanya.

Ia menambahkan, upaya melestarikan  seni dan budaya tradisional bisa dilakukan dengan memproduksi pengetahuan budaya berbasis informasi. Diantaranya inventarisasi seni budaya tradisional dan kearifan local melalui beragam bentuk media cetak, audio, audiovisual dan digital.
 
“Kita harus bisa memperalat kemajuan teknologi untuk memperkuat upaya pelestarian seni budaya tradisional. Kuncinya dengan melakukan adaptasi dan modifikasi serta regenerasi,” tegasnya.
 
Dalam launching ini juga diberikan penghargaan kepada sejumlah pelaku seni budaya di Jepara, baik individu maupun lembaga/desa. Beberapa diantaranya kepada Salam yang aktif melestarikan reog, Endang Murtining Rahayu pencipta tari Kridhajati, Pemerintah Desa Ujungbatu, Pemdes Kawak dan Pemdes Tegalsambi.
 
Gamelan Selaras ini juga menampilkan kesenian tradisional dari enam suku yang ada di Karimunjawa.  D iantaranya anggaru, tari paduppa, tari tonduk majeng, tari minagara, pencak barugak serta joged lulo yang merupakan kesenian tradisional Karimunjawa. (BP/mif)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: