Kembali ke Masyarakat, Pensiunan PNS Diminta Tetap Edukasi Prokes

BERITAPANTURA.idJEPARA – Sebanyak 29 pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Jepara purna tugas per 1 November 2021. Kendati demikian, para pensiunan abdi negara ini diminta tetap berperan aktif dalam memutus mata rantai Covid-19. Caranya yakni dengan edukasi protokol kesehatan (prokes) saat kembali ke tengah-tengah masyarakat.

Bupati Jepara Dian Kristiandi pun menyerahkan surat keputusan (SK) pensiun kepada mereka di Gedung Shima Setda Jepara, Senin (8/11/2021). Dalam kesempatan itu, Andi meminta kepada para pensiunan untuk membantu pemerintah mengedukasi masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19. Dengan kepatuhan dari masyarakat maka harapannya kasus covid-19 di Kota Ukir bisa ditekan sehingga Jepara kembali ke zona yang lebih baik.


Bupati Jepara Dian Kristiandi foto bersama usai penyerahan SK pensiun 29 PNS, Senin (8/11/2021).

“Saya terus berpesan, mari kita tetap patuhi dan terapkan protokol kesehatan, dimanapun dan kapanpun. Karena diri kita, setiap individu dan masyarakat seluruhnya adalah garda terdepan dalam upaya penanganan penyebaran Covid-19,” kata Andi.

Kepada PNS yang purna tugas, Andi juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas pengabdian yang selama ini telah dilakukan. “Tak ada yang bisa kami berikan kepada bapak dan ibu semuanya. Kami hanya bisa mendoakan agar semuanya tetap sehat dan panjang umur. Terima kasih atas dedikasinya selama ini,” kata Bupati Andi.

Meskipun sudah pensiun, Dian Kristiandi meminta agar PNS yang purna tugas tetap memberikan kontribusi untuk pembangunan Jepara. Sebab, pengalaman selama mengabdi sebagai aparatur tentu sangat bermanfaat untuk lingkungan.

“Jangan pernah berhenti untuk mengabdi dimanapun berada. Pengalaman yang dimiliki harus ditularkan kepada generasi penerus untuk pembangunan daerah,” jelasnya.

Bupati Andi berharap para PNS yang pensiun ini mempersiapkan diri, baik persiapan mental, kesehatan maupun secara ekonomi. “Tentu keadaan tidak akan sama seperti bapak dan ibu masih aktif bekeja sebagai PNS, namun saya minta bapak dan ibu dapat beradaptasi dengan baik atas keadaan baru yang cukup berbeda,” imbuhnya.

Diketahui, 29 PNS yang purna tugas itu masing-masing terdiri dari 2 pejabat struktural, 20 PNS bidang pendidikan, 2 orangt enaga kesehatan dan 5 orang tenaga fungsional umum. (BP/mif)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: