Lawan Radikalisme dan Terorisme dengan Perkuat Nasionalisme, Persatuan dan Kesatuan

BERITAPANTURA.id, BREBES – Ekstremisme dan Radikalisme ibarat krikil yang mengganggu jalannya aktivitas kehidupan berbangsa dan bernegara. Sebagai warga negara yang baik, wajib hukumnya melawan dengan cara memperkuat dan memperkokoh nasionalisme, persatuan, dan kesatuan bangsa demi tetap tegaknya NKRI.

Demikian disampaikan Wakil Bupati Brebes Narjo saat membuka Sosilaisasi Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan Yang Mengarah Pada Terorisme, di Ruang Amarta, Hotel Dedy Jaya jalan A Yani Brebes, Kamis (04/11/2021).

Sosilaisasi Perpres Nomor 7 Tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan Yang Mengarah Pada Terorisme, di Ruang Amarta, Hotel Dedy Jaya jalan A Yani Brebes, Kamis (04/11/2021). (Foto: Diskominfo Brebes)

Narjo mengingatkan, kalau sampai saat ini kelompok ekstremisme tak henti mempropaganda dengan ujaran kebencian di berbagai media sosial. Mereka memanfaatkan situasi dan kondisi tertentu aga terjadi kegaduhan.

“Untuk cegah propaganda dan ujaran kebencian, mari kita bersama-sama untuk mematahkan aktivitas mereka agar tidak terjadi penyebaran bibit ekstremisme,” kata Narjo.

Menurut Narjo, Bangsa Indonesia memiliki banyak keberagaman yang jika tidak dirawat dapat memicu terjadinya kesalahpahaman dan konflik. Kesalahpahaman yang disusupi kebencian, berpotensi membuat yang benar menjadi salah dan yang salah menjadi benar.

Lebih lanjut, narjo menuturkan Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme, diharapkan menjadi trobosan baru untuk tetap saling bersinergi satu dengan lainnya.

“Masyarakat harus tanggap dan tangguh dalam menghadapi tantangan zaman. Sehingga tidak mudah terpengaruh ekstremisme serta mampu meredam timbulnya bibit ekstremisme melalui nilai-nilai kearifan lokal,” tegasnya.

Narjo juga mengajak seluruh elemen bangsa seperti pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh pendidikan, tokoh agama dan ormas untuk berpartisipasi aktif dalam setiap upaya penanggulangan ekstremisme di Kabupaten Brebes.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Brebes Muhammad Sodiq menjelaskan, Sosialisasi Perpres Nomor 7 Tahun 2021 bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya Forum Kewaspadaan Dini agar mereka tidak mudah terjerumus kedalam kelompok radikalisme dan terorisme.

Peserta juga mendapatkan materi dari narasumber yang kompeten serta mendengarkan testimoni Mantan Napi Eks Teroris (Napiter) tentang bahaimana mereka direkrut hingga akhirnya keluar dari anggota teroris.

Hadir dalam acara tersebut antara lain Dan Unit Intel Kodim 0713 Brebes Letda Inf Muhamad Yasid, Kasat Intelkam Polres Brebes Iptu Suhermanto, Kasi Tindak Pidana Umum Kajari Brebes Prabowo Saputro, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Brebes Dedy Muchti Nugroho, Sekretaris DPRD Brebes Komar, Ketua FKUB Brebes dan Undangan lainnya. (BP/mif)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: