TP PKK Pemalang Gelar Pelatihan Pra Koperasi

BERITAPANTURA.id, PEMALANG – Ketua TP PKK Kabupaten Pemalang Santi Rosalia Mansur Hidayat didampingi Kepala Diskoperindag Pemalang Hepi Priyanto membuka Pelatihan Pra Koperasi bagi jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Pemalang di Guci Asavana Kabupaten Tegal, Kamis, (04/11/2021).

Ketua TP PKK Kabupaten Pemalang saat membuka kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi – tingginya kepada Diskoperindag Kabupaten Pemalang dengan harapan kegiatan ini memberikan dampak positif.

Ketua TP PKK Kabupaten Pemalang Santi Rosalia Mansur Hidayat membuka Pelatihan Pra Koperasi bagi pengurus TP PKK Kabupaten Pemalang di Guci Asavana Kabupaten Tegal, Kamis, (04/11/2021). (Foto: Diskominfo Pemalang)

Selain itu kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengembangan kehidupan berkoperasi di Kabupaten Pemalang khususnya anggota PKK.

Dikatakan koperasi juga merupakan salah satu dari 10 Program PKK, oleh karena itu menjadi kewajiban bersama agar cita – cita kehidupan berkoperasi dapat terlaksana.

“Untuk mencegah tumbuhnya koperasi yang semu, diperlukan penataan yang cermat meletakan dasar – dasar yang sehat dalam membangun koperasi,” kata Santi.

Sementara Kepala Diskoperindag Kabupaten Pemalang Hepi priyanto mengatakan koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang – seorang atau badan hukum Koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip Koperasi. Adanya Undang – undang No 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Pelindungan, Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan menengah.

Hepi menyebutkan saat ini jumlah Koperasi di Kabupaten Pemalang ada 638 Koperasi, namun tidak semua Koperasi tersebut aktif dan mempunyai usaha yang dapat dijalankan, perlu adanya pembinaan dan pendamping serta pembubaran Koperasi yang tidak aktif.

Dalam pelatihan Pra Koperasi ini pihaknya berharap semua individu gerakan PKK dapat mensosialisasikan koperasi di masyarakat, bahwa koperasi adalah soko guru perekonomian Indonesia.

“Karena koperasi mampu menyadarkan kepentingan bersama dan saling tolong menolong hingga mampu mensejahterakan kemampuan produktif, Koperasi juga dapat mempertahankan dan memperkuat budaya bangsa Indonesia,” jelas Hepi. (BP/wan)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: