Pendapatan Daerah pada RAPDB Tahun 2022 Direncanakan Rp946,5 M

BERITAPANTURA.id, KOTA PEKALONGAN – DPRD Kota Pekalongan bersama jajaran Pemerintah Kota Pekalongan menyelenggarakan kegiatan Rapat Paripurna dalam rangka Pengantar Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Pekalongan Tahun Anggaran 2022,bertempat di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kota Pekalongan, Rabu (03/11/2021) malam.

Dalam rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Pekalongan, M Azmi Basyir dan turut dihadiri oleh Walikota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid, para anggota DPRD Kota Pekalongan dan Kepala OPD terkait.

Rapat Paripurna dalam rangka Pengantar Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Pekalongan Tahun Anggaran 2022,bertempat di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kota Pekalongan, Rabu (03/11/2021) malam. (Foto: Dinkominfo Kota Pekalongan)

Dari hasil rapat tersebut diperoleh beberapa pokok kebijakan,salah satunya Pendapatan daerah pada RAPBD Tahun Anggaran 2022 direncanakan sebesar Rp946.520.238.000,00. Jumlah ini mengalami kenaikan sebesar 1,7696 jika dibandingkan dengan target pendapatan pada APBD Perubahan Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp930.156.232.000,00.

“Pendapatan daerah terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pendapatan Transfer, dan Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah. Sumber pendapatan daerah Kota Pekalongan masih bergantung pada pendapatan transfer dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi, dengan komposisi PAD sebesar 23,354, pendapatan transfer sebesar 73,1996, dan Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah sebesar 34,696,” papar Aaf, sapaan akrab walikota.

Sedangkan, lanjut Aaf, pada Rancangan APBD Tahun Anggaran 2022, penerimaan PAD direncanakan sebesar Rp220.966.005.000,00. Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 3,154 jika dibandingkan dengan target PAD pada Perubahan APBD Tahun 2021 sebesar Rp214.208.310.000,00. Pendapatan transfer direncanakan sebesar Rp692.787.233.000,00 atau mengalami kenaikan sebesar 0,3796 jika dibandingkan dengan target pada Perubahan APBD Tahun 2021 sebesar Rp690.242.857.000,00.

“Kedua, Kebijakan Anggaran Belanja Daerah Belanja daerah meliputi semua pengeluaran dari RKUD yang tidak perlu diterima kembali oleh daerah dan pengeluaran lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan diakui sebagai pengurang ekuitas yang merupakan kewajiban daerah dalam 1 (satu) tahun anggaran,” terangnya.

Kebijakan belanja daerah secara garis besar diarahkan untuk mendukung target capaian prioritas nasional tahun 2022 seperti bidang pendidikan, kesehatan, infrastrukstur, peningkatan kualitas lingkungan, peningkatan sarpras untuk mendukung kegiatan perekonomian serta untuk pengendalian dan pemulihan pasca Covid-19.

Lebih lanjut, Aaf menuturkan sesuai Kebijakan Umum Anggaran, belanja yang telah disepakati bersama dalam KUA-PPAS Kota Pekalongan Tahun 2022, anggaran belanja dalam Rancangan APBD Tahun Anggaran 2022 dialokasikan untuk pemenuhan belanja program dan kegiatan sesuai dengan urusan pemerintah yang menjadi kewenangan Pemerintah Kota Pekalongan.

Belanja daerah pada tahun 2022 direncanakan sebesar Rp986.520.238.000,00. Belanja daerah pada RAPBD 2022 terdiri dari Belanja Operasi, Belanja Modal, dan Belanja Tidak Terduga. Belanja Operasi direncanakan sebesar Rp813.299.520.000,00. 

“Beberapa program kegiatan prioritas unggulan pada tahun 2022 yaitu melanjutkan upaya pemulihan ekonomi daerah terkait penanganan pandemi Covid-19, jaminan akses pendidikan masyarakat, fasilitasi bagi pelaku dan lembaga pendidikan keagamaan, membangun sistem pengelolaan sampah dan limbah di tingkat permukiman dan kota, ruang publik bagi kegiatan kreatif dan rekreasi warga, internet gratis, serta terus melakukan sinkronisasi dengan program-program Pemerintah Pusat ataupun Provinsi yang ada di Kota Pekalongan seperti penanganan banjir dan rob serta penataan drainase perkotaan,” beber Aaf.

Untuk Penerimaan pembiayaan pada Rancangan APBD Tahun Anggaran 2022 direncanakan sebesar Rp46.000.000.000,00 yang bersumber dari perkiraan SiLPA tahun 2021. Sedangkan, pengeluaran pembiayaan pada tahun 2022 direncanakan sebesar Rp6.000.000.000,00 yang digunakan untuk pembentukan dana cadangan dan penyertaan modal daerah.

“Adapun rekapitulasi Rancangan APBD Kota Pekalongan Tahun Anggaran 2022 adalah sebagai berikut 
Pendapatan sebesar Rp946.520.238.000,00; Belanja sebesar Rp986.520.238.000,00; Defisit Rp40.000.000.000,00; Pembiayaaan Netto Rp40.000.000.000,00;SiLPA tahun berjalan Rp0,00. Kami berharap kiranya Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Pekalongan Tahun Anggaran 2022 dapat diterima, dibahas, dan selanjutnya dapat disetujui serta ditetapkan dalam Peraturan Daerah,” bebernya. (BP/wan)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: