Kadiskominfo Ajak Duta Wisata Promosikan Potensi Daerah

BERITAPANTURA.id, JEPARA – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jepara Arif Darmawan mengajak duta wisata untuk turut bersinergi dalam mempromosikan berbagai potensi dan keunggulan pariwisata di Kabupaten Jepara.

Hal ini disampaikan Arif Darmawan, saat pembekalan materi untuk 30 besar Mas dan Mbak Duta Wisata Jepara, pada Senin 0(1/11/2021), di Sekuro Village Resort Jepara.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jepara Arif Darmawan saat pembekalan materi untuk 30 besar Mas dan Mbak Duta Wisata Jepara di Sekuro Village Resort, Senin 0(1/11/2021), (Foto: Diskominfo Jepara)

“Saya ingin mengajak Mas dan Mbak sekalian untuk memantapkan niat memajukan Jepara, karena generasi muda inilah yang akan mengisi Jepara ke depannya,” ujar Arif.

Disampaikan Arif, dari 30 peserta duta wisata yang menjalani karantina ini, akan dipilih satu putra dan putri terbaik untuk menjadi Duta Wisata 2021. Namun demikian, ini tidak menyurutkan semangat 28 peserta lainnya untuk tetap andil dalam mempromosikan potensi yang ada di Jepara.

“Tentu hanya sebagian kecil yang akan terpilih menjadi pemenang, namun untuk semangat memajukan Jepara harus ada pada diri kita masing-masing,” terangnya.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara menaruh harapan besar untuk pengembangan potensi pariwisata di Kabupaten Jepara. Bahkan Bupati Jepara Dian Kristiandi beberapa waktu lalu telah mengeluarkan kebijakan wisata gratis di Kabupaten Jepara.

“Ini harus kita sampaikan kepada wisatawan dari luar daerah. Wisata gratis berlaku Senin hingga Jumat. Untuk akhir pekan dan hari besar tetap dikenakan retribusi,” bebernya.

Jepara mempunyai banyak potensi pariwisata. Mulai dari wisata sejarah, budaya, wisata alam, hingga wisata religi. Selain itu, potensi kuliner yang ada di Jepara sangat layak untuk dipromosikan kepada wisatawan.

“Kita punya horok-horok dan dan sate kikil yang cukup menarik bagi wisatawan. Selain itu, rasanya juga enak,” jelasnya.

Perlu diingat, selain pariwisata, Jepara juga sebagai The World Carving Center atau pusat ukiran dunia dengan segala potensi unggulan daerah. Ini bertujuan untuk menarik investor, pembeli dari dalam dan luar negeri, sekaligus wisatawan domestik mancanegara.

“Saya menitip pesan. Adanya bonus demografi 2030, anda semua yang akan menentukan masa depan Jepara,” tandasnya. (BP/wan)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: