Pasarnya Meluas ke Belgia, Ganjar Semangati Pelaku UMKM Furnitur Jateng

BERITAPANTURA.id, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyemangati pelaku UMKM yang mengekspor produknya ke Belgia, Eropa. Harapannya, ke depan proses ekspor produk furnitur ke Belgia bisa lebih mudah prosesnya. Sehingga, UMKM Jateng bisa semakin merambah internasional (go international).

Perwakilan UMKM furnitur Jateng ekspor ke Belgia, Slamet Setiyono mengatakan, barang furnitur yang ekspor ke Belgia kali ini sebanyak satu kontainer ukuran 20 feet, dan isinya produk furnitur jenis kursi. Total nilainya Rp250 juta.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat melepas pemberangkatan kontainer produk UMKM furnitur di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang ke Belgia, Jumat (29/10/2021). (Foto: Diskominfo Jateng)

“Ekspor furnitur Jateng telah dilakukan di sejumlah negara Eropa misalnya Prancis, Jerman, Spanyol, dan Amerika,” kata Slamet, di sela kegiatan pemberangkatan kontainer produk UMKM furnitur di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang ke Belgia, Jumat (29/10/2021).

Ditambahkan, sebelum Belgia, rata-rata produk furnitur yang diekspor ke negara Spanyol, Prancis, dan Amerika sebanyak 4-6 kontainer per bulan. Pihaknya senang dengan pelebaran pasar ekspor sampai ke Belgia. Sebab di tengah pandemi, beberapa hambatan mereka hadapi, seperti mahalnya kontainer yang mencapai tiga kali lipat.

“Pandemi, permintaan barang dari buyer (pembeli) itu meningkat. Dengan rate kontainer yang mahal hampir tiga kali lipat akhirnya dari buyer itu pending (menuda) keberangkatannya. Itu menjadikan UMKM sedikit terhambat sirkulasi keuangannya (cashflow), karena banyak barang yang ter-pending,” sambungnya.

Sedangkan lama penundaan keberangkatan, terang Slamet, biasanya mencapai dua bulan. Pelaku UMKM furnitur berharap pemerintah juga bisa mengondisikan nilai pemakaian kontainer, supaya UMKM bisa berjalan lebih lancar, baik permintaan barang hingga pengirimannya. Apalagi, usahanya melibatkan 45 orang karyawan.

“Di dalamnya terdapat gabungan dari kelompok kecil para pelaku UMKM furnitur di Klaten,” pungkasnya.

Dalam kegiatan percepatan peningkatan kontribusi UKM terhadap ekspor produk Jawa Tengah itu, Pemprov bekerjasama dengan Kadin Indonesia dan Codesignhub-Belgium dan akan merintis pembentukan Badan Promosi dan Pemasaran-Trading House Indonesia-Belgia. Dengan program perdana yang dilakukan adalah pameran furnitur UKM Jawa Tengah selama 12 bulan di Borgerhub yang merupakan pusat kolaborasi perusahaan startup dan UKM di Antwerpen Belgia. (BP/wan)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: