Petekeyan Ditetapkan Sebagai Desa Anti Narkoba

BERITAPANTURA.id, JEPARA – Desa Petekeyan Kecamatan Tahunan, ditetapkan sebagai desa anti narkoba (Annaba) di Kabupaten Jepara. Penetapan ini, dilakukan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pada Kamis (28/10/2021).

Hadir Bupati Jepara Dian Kristiandi, Kapolres Jepara AKBP Warsono, Dandim 0719/Jepara Dandim 0719/Jepara Letkol Arh. Tri Yudhi Herlambang, Kajari Jepara Ayu Agung, Ketua DPRD Jepara Haizul Maarif, dan perwakilan BNNP Jawa Tengah Yustina Martin Catur Wijayanti.

Kapolres Jepara AKBP Warsono bersama jajaran Forkopimda mendeklarasikan kampung anti narkoba, di Desa Petekeyan Kecamatan Tahunan, Kamis (28/10/2021).

Dian Kristiandi mengatakan, pencanangan Petekeyan sebagai desa anti narkoba ini diharapkan  menjadi contoh atau pioneer bagi desa-desa lainnya di kota ukir.

“Harapannya menjadi percontohan dalam upaya membangun kepedulian kolektif seluruh masyarakat untuk mencegah penyalahgunaan narkotika dan obat-obat terlarang,” kata bupati.

Meskipun ditetapkan sebagai desa anti narkoba, bukan berarti di desa ini tidak pernah ada peredaran narkoba. Justru berangkat dari situ, dan didukung dengan kesadaran masyarakat akhirnya mereka bersedia menetapkan diri sebagai desa anti narkoba.

Kapolres Jepara AKBP Warsono mengatakan, hingga bulan Oktober 2021, sudah ada 40 kasus dengan 46 tersangka peredaran narkoba. Sudah saatnya adanya upaya pencegahan ini yang berasal dari masyarakat dan desa.

“Saya sangat mengapresiasi masyarakat Petekeyan. Kejahatan narkoba harus diberantas dan ditangani secara menyeluruh,” kata Kapolres.

Langkah memerangi narkoba tidak bisa hanya diserahkan kepada pemerintah dan instansi terkait saja. Perang terhadap peredaran narkoba, menjadi tugas bersama mulai dari lingkungan terkecil dan desa, karena narkoba merupakan kejahatan luar biasa. Narkoba sama bahayanya dengan terorisme dan radikalisme terhadap keberlangsungan negara ini. Jika generasi muda kini terpapar narkoba, maka 10 sampai 20 tahun mendatang, masa depan negara ini akan lumpuh.

Kepala Desa Petekeyan Rohman mengungkapkan jika pencanangan Petekeyan sebagai Desa Anti Narkoba bermula dari keresahan warga sebab ada warga Desa Petekeyan yang menjadi korban penyalahgunaan barang haram ini. Bentuk dukungan yang akan dilakukan,s elain membentuk tim pencegahan di tingkat desa, pihaknya siapkan anggaran mellaui Dana Desa untuk kegiatan pencegahan penyalahgunaan narkoba. (BP/dian).

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: