Lomba “Hatinya” PKK, Manfaatkan Pekarangan Hingga Inovasi Masyarakat

BERITAPANTURA.id, KOTA PEKALONGAN – Situasi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini, tak menghambat Tim Penggerak (TP) PKK Kota Pekalongan menjalankan semua program kerjanya. Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Inggit Soraya beserta jajaran melihat lebih dekat aktivitas anggota PKK di kelurahan sekaligus melakukan penilaian dalam lomba Halaman Asri, Teratur, Indah dan Nyaman (Hatinya) PKK tingkat Kota Pekalongan.

Inggit menyampaikan bahwa Hatinya PKK merupakan suatu gerakan masyarakat untuk memanfaatkan halaman di sekitar rumah agar ditanami dengan tanaman pangan dan produktif ataupun tanaman hias yang diharapkan dapat memberikan nilai lebih diantaranya untuk keindahan dan kenyamanan rumah tempat tinggal.

Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Inggit Soraya saat penilaian lomba Halaman Asri, Teratur, Indah dan Nyaman (Hatinya) PKK tingkat Kota Pekalongan, Senin (27/09/2021). (Foto: Dinkominfo Kota Pekalongan)

“Hari ini penilaian dilakukan di empat kelurahan yakni kelurahan Bandengan, Degayu, Kandang Panjang, dan Gamer. Pelaksanaan selama tiga hari yakni 27-29 September,” jelas Inggit saat ditemui di KWT Garuda Raya Kelurahan Gamer, Senin (27/09/2021).

Inggit mengatakan, dari 27 kelurahan sebanyak 12 kelurahan mengikuti penilaian. Ada beberapa indikator penilaian antara lain pemanfaatan perkarangan rumah, komoditi pangan seperti ternak, ikan, sayuran, dan buah-buahan. Ketiga, seimbang antara karbohidrat, protein hewani, dan nabati, serta adanya inovasi dan kreativitas.

“Inovasi dan kreativitas ini dapat menghasilkan suatu produk. Misalnya di kelurahan Degayu ada inovasi produk sirup dari mangrove, di Gamer hasil pemanfaatanya berupa sambal. Sehingga, dapat menambah penghasilan juga memberdayakan masyarakat,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Inggit berpesan untuk inovasi yang dihasilkan dapat lebih dikembangkan, utamanya dari sisi kemasan dan pemasaran agar dapat menjangkau pangsa pasar yang lebih luas lagi.

“Untuk rasa, sudah kami cicipi enak. Tetapi dari kemasan dibuat lebih menarik lagi. Selain itu juga dari sisi pemasaran bisa dilakukan secara online seperti instagram,” ucapnya.

Sementara Ketua Pengelola KWT Garuda Raya Gamer, Alvian mengatakan, dari pemanfaatan pekarangan tersebut, warga sekitar mengolahnya menjadi sejumlah produk salah satunya sambal.

“Bahan bakunya berasal dari tanaman yang ada di pekarangan. Produk tersebut juga sudah dipasarkan ke masyarakat luas. Sehingga, selain memperindah juga bisa menambah penghasilan,” pungkas Inggit. (BP/wan)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: