Aksi Pencabulan Jadi Tren Kriminal di Kota Ukir

BERITAPANTURA.idJEPARA – Tren aksi kriminalitas di Kabupaten Jepara belakang ini semakin beragam. Namun, yang paling menonjol ada lima kasus. Salah satunya yakni kekerasan seksual atau pencabulan.

Ketidakberdayaan anak-anak dalam melindungi dirinya sendiri dari ancaman kejahatan, membuat mereka rentan terhadap berbagai bentuk tindak kekerasan, yang salah satunya kekerasan seksual.

Kepala Satreskrim Polres Jepara AKP M. Fachrur Rozi mengatakan, di Jepara ada lima tren kejahatan. Salah satunya paling banyak adalah kasus pencabulan dan kasus narkoba.

Tahun ini pihaknya menangani kasus pencabulan sekitar 76 kasus. Faktornya beragam.

“Salah satunya kurang pengawasan orang tua,” katanya, Jumat (18/9/2021).

Kasus terbaru melibatkan KS (64), lansia asal Kecamatan Pakisaji. Dirinya tega mencabuli gadis disabilitas berinisial IN (16), yang merupakan tetangganya. Korban merupakan penyandang disabilitas tuna rungu dan wicara.

Untuk menutupi kelakuan bejatnya itu, tersangka memberdaya korban dengan ancaman akan dibunuh. Korban juga diiming-imingi sejumlah uang. (BP/mif)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: