Bawa Sabu, Warga Tegalrejo Dibekuk Satresnarkoba Polres Pekalongan Kota

BERITAPANTURA.id, PEKALONGAN KOTA – Satresnarkoba Polres Pekalongan Kota berhasil mengungkap peredaran narkoba jenis sabu dan ganja di Kota Pekalongan.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP M. Irwan Susanto melalui Kasat Resnarkoba AKP Edy Sukamto Nyoto didampingi Kasi Humas AKP Suparji dalam konferensi Pers di Serambi Mapolres Pekalongan Kota menyampaikan, berawal dari informasi yang dihimpun oleh anggota Sat Resnarkoba bahwa akan terjadi transaksi sabu dan ganja di kelurahan Tegalrejo.

Polres Pekalongan Kota menggelar konferensi pers tindak pidana narkotika, Selasa (31/08/2021). (Foto: Humas Polres Pekalongan Kota)

“Setelah dilakukan penyelidikan, anggota kami berhasil menangkap tersangka berinisial IKR (30), warga Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan,” ucap Suparji.

Suparji menyebut, IKR ditangkap di Jalan Ki Mangunsarkoro Kelurahan Degayu, Kecamatan Pekalongan Utara Kota Pekalongan, Senin (16/08/2021. Tersangka ditangkap beserta barang bukti 1 (satu) paket sabu seberat 0,42 gram dan 1(satu) buah tas cangklong warna hitam dan ganja seberat 2,78 gram.

Sementara Kasat Resnarkoba Polres Pekalongan Kota AKP Edy Sukamto Nyoto, menyatakan bahwa barang bukti sabu-sabu dan ganja disimpan sebagai bahan penyidikan. Dari pengakuan Tersangka IKR, dirimya mengaku hanya dikonsumsi sendiri

“Dia bilang dikonsumsi sendiri, namun kami akan terus melakukan pendalaman dan pengembangan, tidak menutup kemungkinan juga diedarkan,” kata AKP Edi.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 114 Ayat 1 Atau Pasal 111 Ayat (1) Undang Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan hukuman Penjara Paling Singkat 4 (empat) tahun dan Paling Lama 12 (dua belas) tahun dan denda paling sedikit Rp.800.000.000,00 (delapan ratus juta rupiah) dan paling banyak denda Rp. 8.000.000. 000,00 (delapan miliar rupiah) .

“Kami berharap kepada masyarakat Kota Pekalongan agar menjauhi narkoba atau sejenisnya. Mari kita bersama- sama memerangi narkoba dengan menjauhi dan melaporkan setiap ada yang mencurigakan,” tandas Suparji. (BP/wan)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: