Mayday, Walikota Aaf ; Awal Kebangkitan Pemulihan Ekonomi di Tengah Pandemi

BERITAPANTURA.id, KOTA PEKALONGAN – Hari Buruh Internasional atau Mayday yang diperingati pada 1 Mei, secara historis merupakan kesempatan untuk mengenang perjuangan heroik dari para pekerja dalam mendapatkan hak atas delapan jam kerja.

Namun, peringatan Mayday 2021, seperti juga pada 2020, terasa berbeda karena masih diselimuti pandemi Covid-19 yang belum kunjung usai. Kendati demikian,hal ini tak menyurutkan makna peringatan Mayday tersebut sebagai harapan untuk awal kebangkitan dan pemulihan ekonomi di Kota Pekalongan.

Walikota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid saat membuka kegiatan Sarasehan Hari Buruh Internasional yang digelar oleh Dinperinaker Kota Pekalongan bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan,bertempat di Aula UPTD BLK Kota Pekalongan, Jumat (30/04/2021). (Foto: Dinkominfo Kota Pekalongan)

Demikian disampaikan Walikota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid saat membuka kegiatan Sarasehan Hari Buruh Internasional yang digelar oleh Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan (Dinperinaker) Kota Pekalongan bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan,bertempat di Aula UPTD BLK Kota Pekalongan, Jumat (30/04/2021).

“Mudah-mudahan momentum Peringatan Hari Buruh tahun ini menjadi awal untuk kebangkitan dan pemulihan ekonomi serta normalnya semua jenis usaha di Kota Pekalongan,” kata Aaf,sapaan akrabnya.

Menurut Aaf, selama ini hubungan antara pemerintah,pengusaha,dan Serikat pekerja di Kota Pekalongan telah terjalin harmonis,sinkron dan terus menjalin komunikasi terhadap situasi dan kondisi di tengah pandemi saat ini. 

“Kami harapkan dengan situasi dan kondisi pandemi Covid-19 di Kota Pekalongan Alhamdulillah angka pasien terkonfirmasi positif semakin menurun,sehingga mudah-mudahan ini menjadi pertanda baik untuk percepatan ekonomi di Kota Pekalongan bisa pulih,” tegasnya.

Sementara, Kepala Dinperinaker Kota Pekalongan,Slamet Hariyadi menjelaskan dengan adanya sarasehan Mayday ini dapat menjaga kebersamaan antara pemerintah,pengusaha dan pekerja untuk semakin solid. 

Peringatan Mayday, lanjut dia, Dinperinaker telah menggelar kegiatan Pesta Olah Raga Dan Seni (Porseni) Tripartit yang bertujuan selain menciptakan hubungan yang harmonis antara tiga elemen pekerja, pengusaha dan pemerintah juga mendorong meningkatkan sumberdaya manusia pekerja yang sehat, berkualitas dan berprestasi dalam melaksanakan kewajibannya serta ikut berperan memajukan produktifitas di dalam perusahaan masing – masing.

“Porseni tripartit ini telah digelar beberapa hari lalu, antara lain lomba menyanyi,lomba tenis meja antar buruh dari perwakilan masing-masing perusahaan yang ada di Kota Pekalongan,dan pada hari ini kami serahkan penghargaan dan hadiah para pemenang lomba tersebut berupa piala dan uang tunai,” pungkasnya. (BP/02)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: