Pastikan Lebaran Aman, Pemkab Gelar Rakor Lintas Sektor OKC 2021

BERITAPANTURA.idPEMALANG – Bupati Mukti Agung Wibowo didampingi Sekda, M. Arifin beserta Kapolres Pemalang AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho, Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf.Irvan Christian Tarigan, dan OPD terkait mengikuti Rapat Koordinasi Lintas Sektor Operasi Ketupat Candi Dalam Rangka Kesiapan Pengamanan Idul Fitri Tahun 1442 H / 2021 M di Pendopo Kabupaten Pemalang, Selasa (27/04/2021).

Dalam sambutannya, Bupati Mukti Agung Wibowo mengatakan sebagai kegiatan yang rutin diselenggarakan menjelang datangnya hari raya Idul Fitri, Operasi Ketupat Candi diselenggarakan dengan tujuan untuk memastikan perayaan hari raya Idul Fitri 1442 H yang dilakukan oleh masyarakat Kabupaten Pemalang dapat berjalan dengan lancar tanpa ada gangguan keamanan.

Bupati Mukti Agung Wibowo mengikuti Rapat Koordinasi Lintas Sektor Operasi Ketupat Candi Dalam Rangka Kesiapan Pengamanan Idul Fitri Tahun 1442 H / 2021 M di Pendopo Kabupaten Pemalang, Selasa (27/04/2021). (Foto: Diskominfo Pemalang)

Agung berharap, OKC 2021 dapat mengantisipasi adanya potensi kerawanan maupun gangguan keamanan sehingga permasalahan yang muncul dapat segera dicegah atau diatasi.

“Saya berharap operasi maupun kegiatan-kegiatan kepolisian dengan sasaran mengatasi kejahatan dan mewujudkan ketentraman serta ketertiban masyarakat dapat diintensifkan selama bulan suci sampai pada perayaan hari raya Idul Fitri 1442 H,” kata Agung.

Agung menjelaskan pembatasan yang dilakukan akibat pandemi Covid-19 di Kabupaten Pemalang belum juga selesai. Pihaknya mengajak kepada seluruh organisasi dan anggota masyarakat, terutama anggota Kepolisian Resor Pemalang dalam melaksanakan tugas Operasi Ketupat Candi Tahun 2021 untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan dan penanganan Covid-19, terutama yang berkaitan langsung dengan perlindungan diri seperti memakai masker, mencuci tangan dan tidak berkerumun.

Sementara Dandim 0711/ Pemalang, Letkol Inf. Irvan Christian tarigan juga mengingatkan bahwa tujuan Pemerintah untuk melarang mudik ini, untuk menekan laju pertumbuhan covid-19, untuk itu perjalanan mudik setiap tahun ini atau hari raya ini pasti ada lonjakan.

“Mari kita cegah penyebaran covid-19 ini bersama-sama. Ikut mengamankan baik di posko maupun di pos manapun untuk mendukung pengamanan ini, baik di wilayah camat maupun wilayah desanya. Menjelang sholat Idul Fitri juga perlu kita sikapi bersama protokol kesehatannya,” ujar Dandim.

Kapolres menambahkan beberapa kebijakan pemerintah pada perayaan lebaran tahun 2021 ini telah dikeluarkan antara lain yaitu larangan mudik untuk ASN, TNI, POLRI, karyawan BUMN dan adanya pengurangan cuti bersama dan peniadaan mudik mulai pada tanggal 6 sampai 17 mei 2021, serta mengadakan pengetatan pada protokol kesehatan maupun menyebaran covid-19 dari tanggal 22 April hingga 5 Mei dan pada tanggal 18 sampai 31 Mei 2021 setelah kebijakan tersebut. (BP/02)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: