Pemkab Rembang Beri Dukungan Moril Keluarga Letda Laut Munawir dan Serda Dwi Nugroho

BERITAPANTURA.id, REMBANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang mendatangi keluarga kru Kapal selam KRI Nanggala 402 yang tenggelam di laut utara Bali, Selasa (27/04/2021).

Pada kesempatan itu Wakil Bupati Rembang Mochamad Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) didampingi sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Berkunjung ke rumah orang tua Serda Dwi Nugroho di Desa Sumbergirang Kecamatan Lasem dan ke rumah orang tua Letda Laut Munawir di Kelurahan Pacar Kecamatan Rembang.

Wakil Bupati Rembang Mochamad Hanies Cholil Barro Berkunjung ke rumah orang tua Serda Dwi Nugroho di Desa Sumbergirang Kecamatan Lasem dan ke rumah orang tua Letda Laut Munawir di Kelurahan Pacar Kecamatan Rembang. (Foto: Diskominfo Rembang)

Wakil Bupati mengatakan kedatangannya sebagai wujud ikut duka cita dan bela sungkawa kepada keluarga korban. Selain memberikan bantuan berupa uang dan sembako, pemkab memberikan dukungan moril.

“Kami rombongan mewakili Pemkab Rembang, mengunjungi rumah korban Selam Nanggala 402, Kami menyampaikan duka cita dan bela sungkawa yang dalam pada keluarga Almarhum. Dan sedikit meringankan dengan memberikan bantuan untuk keluarga,” imbuhnya.

Gus Wabup mengungkapkan pihaknya bangga dua warga Rembang Serda Dwi Nugroho dan Letda Laut Munawir gugur dalam menjalankan tugas negara, menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sehingga kepergian mereka berdua berikut seluruh kru kapal bukan hal yang sia-sia.

Bapak dari Serda Dwi Nugroho, Sudiyanto menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Rembang yang telah memperhatikan anaknya yang gugur saat menjalankan tugas negara.

“Saya berterima kasih kepada Pemerintah Daerah. Terima kasih sekali perhatian terhadap anak saya sebagai pahlawan. Menjalankan tugas negara,” tuturnya.

Adik Letda Munawir, Mundzakir mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah memperhatikan keluarga korban KRI Nanggala 402. Terlebih kepada pemerintah yang mau menanggung biaya pendidikan anak-anak korban.

“Alhamdulillah dibantu pemerintah. Anak yang nomor 1 baru daftar ke Angkatan Laut. Mengikuti jejak papanya. Yang satunya kelas 4 Sekolah Dasar,” terangnya.

Mundzakir menyebutkan setelah ada kabar dari pemerintah yang menyatakan KRI Nanggala 402 tenggelam dan seluruh kru gugur, keluarga menggelar tahlilan bersama 2 kali dalam sehari. (BP/02)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: