350 Gambar Diajukan, DPUPR Layani Pengelola Tempat Ibadah dengan Baik

BERITAPANTURA.id, KENDAL – Pemerintah Kabupaten Kendal terus bergerak dan meberikan dukungan kepada pengelola tempat ibadah di Kabupaten Kendal dengan memberikan fasilitas Ijin Mendirikan Bangunan (IMB). Hal itu dilakukan demi tertibnya administrasi dan terhindar dari persoalannya dikemudian hari.

Hal itu juga pernah disampaikan oleh Bupati Kendal Dico Ganinduto Menurut, bahwa rumah ibadah menjadi begitu penting keberadaannya. Karena selain untuk beribadah, juga dapat menjadi tempat untuk melakukan revolusi mental dan pembentukan karakter masyarakat yang religius. 

Foto: Diskominfo Kendal

Sehingga Pemerintah Kabupaten Kendal mendorong kepada seluruh pengelola rumah ibadah di Kendal, agar segera mengurus penertiban IMB demi tertib administrasi dan terhindar dari masalah di kemudian hari.

Apa yang sudah disampaikan oleh Bupati Kendal selanjutnya ditindaklanjuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, salah satunya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) yang saat ini telah menerima pengajuan persetujuan gambar.

Kepala DPUPR Sugiono menuturkan bahwa keberadaan sebagai pemerintah punya kewajiban untuk membina tertib administrasi dalam hal ini adalah IMB.

“Maka, kalau kita amati bahwa tempat-tempat ibadah di Kabupaten Kendal kurang lebih ada 900 masjid dan 4000 mushola, serta beberapa gereja masih banyak yang belum memiliki IMB, hanya ada 5-10 % khusus untuk Masjid dan Mushola, dan sebagaian besar non muslim sudah ber IMB. Untuk itu pemerintah mendorong para pengelola agar segera mengajukan IMB,” tuturnya, Jumat (23/04/2021).

“Sampai hari ini sudah ada 350 orang yang sudah mengajukan persetujuan gambar masjid dan Mushola di DPUPR, dan sudah terkoreksi,” ungkap Kepala DPUPR.

Kepala DPUPR Sugiono juga menargetkan, agar setiap desa minimal dapat mengajukan satu IMB. “Minimal setiap desa bisa mengajukan satu IMB, dengan harapan sekitar 300 IMB bisa di terbitkan dalam waktu dekat ini. Sehingga kedepannya tempat badah, baik muslim dan non muslim di wilayah Kabupaten Kendal bisa lebih Baik dan nyaman lagi,” tuturnya. (BP/02)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: