MUI: Donor Darah Tidak Membatalkan Puasa

BERITAPANTURA.id, KOTA PEKALONGAN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa tentang hukum donor darah bagi orang yang berpuasa bahwa pengeluaran darah dari orang yang sedang menunaikan ibdah puasa, tidak membatalkan atau mengurangi kesempurnaan ibadah puasa.

“Di bulan puasa memang biasanya masyarakat takut kalau donor dikhawatirkan dapat membatalkan ibadah puasa, sebetulnya kurang tepat. Justru, dengan donor darah kita melakukan suatu amal shaleh yang pahalanya besar. Tentunya dengan sejumlah persiapan, seperti makan-makanan yang cukup pada saat sahur dan dalam kondisi sehat. Kami tidak akan memaksakan apabila kondisi pendonor kurang fit,” ungkap penanggung jawab Pelestari Donor Darah Sukarela (P2D2S) PMI Kota Pekalongan, Aji Putra Prakoso saat ditemui di Kantor Unit Donor Darah (UDD) setempat, Kamis (22/04/2021).

Foto: Dinkominfo Kota Pekalongan

Selama bulan Ramadhan, kegiatan donor darah dipusatkan di Kantor UDD PMI di Jalan Veteran Nomor 27. Selain itu, untuk menjaga ketersedian darah di Kota Pekalongan pihaknya menggelar kegiatan Berbagi di Bulan Suci Ramadhan dengan Donor Darah, mulai 22-30 April 2021.

“Pelayanan kami lakukan selama 24 jam, sehingga kapanpun datang akan kami layani. Selain itu, di bulan ramadhan ini, kami juga berikan sedikit tambahan bingkisan berupa minyak goreng dan mie instan kepada para pendonor sebagai ucapan terima kasih sudah meluangkan waktunya untuk mendonor dan menolong sesama,” tuturnya.

Selama bulan puasa, ia menuturkan bahwa ada sedikit penurunan, dimana biasanya sehari sekitar 30 orang menjadi 10-15 orang saja. Sehingga, melalui kegiatan ini pihaknya menargetkan, minimal ada sekitar 50 pendonor/kantong darah. Mengingat, kebutuhan darah dalam sehari sebanyak 30 kantong.

“Biasanya mulai berdatangan pukul 4-5 sore atau menjelang buka puasa bahkan sampai mendekati sahur. Untuk pagi memang biasanya sepi hanya 1-2 orang saja. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa menjaga stok darah hingga lebaran,” ungkapnya.

Sementara itu, eko salah satu pendonor menuturkan, meskipun tengah berpuasa ia tak merasa lemas seperti yang dikhawatirkan masyarakat. Menurutnya dengan donor darah menjadikan tubuh lebih sehat dan fit.

“Saya secara rutin melakukan donor darah, minimal 2,5 bulan pasti donor. Biasanya dapat pemberitahuan jika sudah waktunya donor. Tidak ada persiapan khusus, seperti biasanya. Tapi bagi pemula saya sarankan jangan begadang dan mengkonsumsi makanan yang cukup saat sahur dan berbuka,” katanya. (BP/02)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: