Serap Aspirasi, Musrenbang Kota Pekalongan Akan Digelar Virtual

BERITAPANTURA.id, KOTA PEKALONGAN – Dalam rangka penyusunan rencana kerja pemerintah daerah Kota Pekalongan tahun 2022, Musyarawah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kota Pekalongan akan digelar secara virtual dan terbatas, pada Minggu, 11 April 2021 pukul 18.30 WIB. Kegiatan akan disiarkan secara live streaming melalui https://s.id/livemusrenpekalongankota2021 dan via zoom meeting.

“Kegiatan ini merupakan rangkaian proses pembangunan untuk usulan di tahun 2022. Kita sudah memulainya dari tingkat kelurahan di bulan Januari hingga tingkat kecamatan sampai forum kepala daerah,” kata Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Pekalongan, Ir Anita Heru Kusumorini MSc di ruang kerjanya, Jumat (09/04/2021).

(Foto: Dinkominfo Kota Pekalongan)

Ditambahkan Anita, bagi warga Kota Pekalongan yang ingin berperan serta dalam perencanaan dan pembangunan Kota Pekalongan bisa mengikuti secara daring dengan menjadi peserta aktif dalam video conference melalui aplikasi zoom meeting.

Adapun tata cara bagi calon peserta aktif, dijelaskan Anita yakni calon peserta wajib mendaftarkan diri melalui formulir pada laman https://s.id/daftarmusrenpekalongankota2021.

Pendaftaran akan ditutup pada Sabtu (10/4) pukul 10.00 WIB. Kemudian, calon peserta yang terpilih akan dihubungi dan diundang ke dalam grup WhatsApp dengan nomor admin 085326905742.

Selanjutnya peserta dapat terlibat dalam video conference Musrenbang Kota Pekalongan pada Minggu, 11 April 2021 mulai pukul 18.30 WIB dengan menggunakan aplikasi Zoom Meeting masing-masing peserta. Link, meeting ID, dan passcode Zoom Meeting akan dikirimkan melalui grup WhatsApp.

Ia berharap melalui musrenbang tersebut, didapatkan masukan terhadap perencanaan pembangunan kota pekalongan ditahun 2022. Mengingat masih pandemi, kegiatan dibatasi dan dilakukan secara daring dan luring.

Pihaknya, turut melibatkan unsur pemerintah, stakeholder terkait, perguruan tinggi, komunitas, masyarakat, dari perwakilan perempuan, anak, dan difabel.

“Untuk menyerap aspirasi, bagi tamu undangan yang hadir secara langsung akan diberi kesempatan untuk menyampaikannya secara langsung. Kemudian untuk yang mengikuti secara zoom meeting bisa memanfaatkan fasilitas roomchat yang ada. Selain itu, masyarakat juga bisa memberikan masukan melalui website atau twitter Bappeda,” katanya. (BP/02)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: