Dihantam Gelombang, KLM Satria Indonesia Tenggelam di Perairan Pulau Parang Karimunjawa

BERITAPANTURA.id, JEPARA – Sebuah kapal yang melintas di Perairan utara Karimunjawa mengalami kebocoran pada lambung mesin dan tenggelam seketika, pada Kamis (1/4/2021) sore. Akibatnya, ada delapan orang anak buah kapal (ABK) terapung dan berusaha menyelamatkan diri dengan menggunakan peralatan seadanya.

Kapal Layar Motor (KLM) Satria Indonesia awalnya sempat mengirimkan informasi bahwa terjadi kebocoran pada bagian mesin kapal. Tepatnya di titik koordinat 05° 41 907 S/110° 18 172′ E , 3 Mil atau sebelah utara Pulau Parang

Kapal Layar Motor (KLM) Satria Indonesia saat tenggelam, menyisakan barang muatan dan kru kapal yang berhasil menyelamatkan diri. Laka Laut ini terjadi di Sekitaran Pulau Nyamuk Karimunjawa pada Kamis (1/4/2021). (Dok : Istimewa)

Setelah mendapatkan informasi tersebut, KM. Hidayah melakukan pertolongan dengan membawa 6 kru kapal menuju titik koordinat yang telah di info kan sebelumnya. Namun nahas, jarak sekitar 1 kilo meter nampak terlihat oleh para kru penolong badan kapal sudah mulai tenggelam dan terlihat sebagian saja.

Setelah didekati, seluruh ABK yang tengah terapung dengan rakit seadanya ini di evakuasi ke daratan dengan menggunakan KM. Hidayah milik Jumasah warga Karimunjawa. Di Pelabuhan Legon Bajak, sejumlah personil dari TNI-Polri, PMI, serta Puskesmas telah bersiap merawat para ABK Kapal Satria Indonesia.

Dari hasil pendataan pihak kepolisian, sejumlah awak kapal ada delapan orang. Diantaranya EKO SUDIYARSO, Nahkoda, 49 th, Islam, Ds. Kedawang Rt 10/ Rw 05, Kec. Banyumanik, Kab. Semarang, SANARI, Mualim I, 46 th, Islam, Ds. Panggung Rt 06/ Rw 02, Kec. Tegal timur, Kab. Tegal, CASIM, KKM, 40 th, Islam, Ds. Prunggahan Kulon Rt 03/ Rw 11, Kec. Semanding, Kab. Tuban, BABAN SOFYAN, MASINIS II, 34 th, Islam, Ds. Kuningan Rt 06/ Rw 03, Kec. Semarang Utara, Semarang.

Kemudian SUHADI, JURU MUDI, 55 th, Islam, Laki laki, Ds. Bondo Rt 003/ Rw 004, Kec. Bangsri, Kab. Jepara., ARWAHUL AMIN, JURU MUDI, 32 th, Islam, Laki laki, Ds. Kedawangan Rt 08/ Rw 02, Kec. Kalikajar, Kab. Wonosobo, SUPARDI, JURU MUDI, 62 th, Islam, Laki laki, Ds. Ukir sari, Kec. Todanan, Kab. Blora, DASIRI BIN SURYANI, JURU MINYAK, 61 th, Islam, Laki laki, Ds. Dukuhjati Rt 06/ Rw 1, Kec. Kerangkeng, Kab. Indramayu.

Adapun kronologi kejadian laka laut, pada hari Rabu (31/3/2021) sekitar Pukul 19.00 WIB, KLM. Satria Indonesia lepas sandar dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dengan tujuan Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, Jawa Timur.

Setelah melakukan perjalan selama kurang lebih 16 jam, pada Kamis 1 April 2021 sekitar pukul 11.30 WIB. Tepatnya di 3 mil sebelah utara pulau Parang Karimunjawa hujan turun deras disertai angin dan gelombang tinggi sekitar 1,5-2 meter.

Akibatnya, kapal mengalami kebocoran dibagian belakang dan ombak air memasuki kapal yang mengakibatkan ruang mesin terendam air. Pada 13.00 WIB, nahkoda menghubungi Radio Navigasi untuk menginformasikan kejadian tersebut dan meminta pertolongan segera.

Pukul 14.10 WIB mesin kapal pun sudah tidak bisa hidup dan dilakukan penyedotan air dengan 5 unit alkon. Karena debit air yang mausk semakin banyak, pada pukul 14.20 WIB nahkoda beserta ABK menyelamatkan diri menggunakan rakit buatan dan pelampung.

Sekitar pukul 14.45 WIB badan kapal akhirnya tenggelam semua beserta barang muatan, dan pada 15.10 WIB bantuan datang dengan menggunakan kapal KM Alhidayah dengan membawa 6 awak.

Nor Sholeh, Camat Karimunjawa yang dikonfirmasi lewat telpon membenarkan kejadian tersebut. Bahwa Kapal yang hendak menuju ketapang ini mengalami kebocoran akibat dihantam gelombang ombak di perairan utara Pulau Parang. Dan kini semua ABK yang berhasil di evakuasi, tengah mendapatkan perawatan di Puskesmas Karimunjawa.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Karimunjawa Dian mengatakan bahwa seluruh ABK dalam kondisi baik. Hanya saja ada salah satu kru yang mengalami hypotermia atas nama Supardi (62). Namun kini telah mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Karimunjawa.

“Alhamdulillah semuanya selamat, dan saat ini tengah dirawat oleh tim medis kami. Semoga besok sudah bisa pulang ke rumah,” imbuhnya. (BP/01)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: