Balkesmas Pati Gelar Pembekalan Kader Posbindu Institusi

BERITAPANTURA.id, PATI – Pada masa Pandemi Covid-19 ini, orang penyandang Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan populasi yang sangat rentan terinfeksi, Karena pada umumnya beberapa organ dalam penderita telah mengalami gangguan sehingga dapat menurunkan imunitas tubuh dan meningkatkan resiko kematian pada pasien Covid-19. Fatality Rate nya akan semakin meningkat jika kondisi PTM tidak terkontrol.

Untuk itu Balai Kesehatan Kesehatan Masyarakat Wilayah Pati (Balkesmas Pati) memfasilitasi kegiatan Pembekalan Kader Posbindu Institusi di Rumah Makan Sapto Renggo Pati pada Selasa( 23/03/2021).

Balai Kesehatan Kesehatan Masyarakat (Balkesmas) Wilayah Pati menggelar Pembekalan Kader Posbindu Institusi di Rumah Makan Sapto Renggo Pati, Selasa( 23/03/2021). (Foto: Diskominfo Pati)

Kegiatan tersebut diikuti dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah, seperti Setda Kabupaten Pati, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Pati, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Diskominfo, jumlah peserta maksimal 25 orang dengan pertimbangan dapat sebagai contoh dan dilanjutkan bagi OPD yang lain.

Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa Dinkes Pati, Etty Irianingrum,menjelaskan, latar belakang kegiatan ini adalah karena adanya morbiditas (jumlah individu yang memiliki penyakit selama periode waktu tertentu) dan mortalitas (jumlah kematian spesifik pada suatu populasi dengan skala besar suatu populasi tiap dikali satuan) PTM (Penyakit Tidak Menular) menjadi tantangan bagi pembangunan kesehatan di Indonesia.

Dari data kasus PTM di Jawa Tengah tahun 2020 Hipertensi 72%, DM 14%, Obesitas 7%, Asma Bronchiale 2%, Jantung 1,85%. Untuk menangani PTM ini maka dilakukan upaya pengendalian dengan cara membentuk Posbindu PTM (Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular). Salah satu upaya tersebut adalah Pembekalan Kader Posbindu Institusi.

Sebagai narasumber adalah Purwati, SKM dan Atik, SKep.Ns dari Balkesmas Pati mengenai gambaran, situasi dan Kebijaksanaan Pelaksanaan Posbindu Penyakit Tidak Menular (Posbindu Institusi). Kemudian dr. Joko Leksono Wdodo, MM dari Dinkes Pati menyampaikan materi Strategi Percepatan Pencapaian SPM Melalui Posbindu Institusi. Kemudian dr. Eddy Mulyono, SpPD, FINASIM narasumber dari IDI (Ikatan Dokter Indonesia) menjelaskan tentang PTM.

Peserta diberikan materi baik secara teori dan praktek contoh pelaksanaan Posbindu dengan dipandu petugas dari Puskesmas Pati I dan Puskesmas Margorejo dengan melakukan beberapa tahapan antara lain meja 1 registrasi, meja 2 wawancara, meja 3 pemeriksaan tanda vital, meja 4 pemeriksaan laborat dan meja 5 konsultasi sehingga dapat diberikan gambaran kondisi apakah sehat atau perlu dirujuk lebih lanjut. (BP/02)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: