Angkat Kearifan Lokal, Manfaatkan Spot Wisata Sebagai Sarana Edukasi

BERITAPANTURA.idJEPARA – Aksi kreatif dilakukan oleh tim 14 KKN UNISNU Jepara, dengan memanfaatkan fasilitas yang telah ada di daerah tempat mereka mengabdikan diri. Kini di salah satu sudut desa Ngabul Kecamatan Tahunan Jepara, terdapat spot belajar yang unik dan asri.

Dikemas dalam serangkaian kegiatan revitalisasi Sendang Sari Ngabul, hal ini bertujuan untuk memaksimalkan objek wisata lokal dalam pemanfaatan fasilitas desa yang sudah ada sebelumnya agar lebih menarik dan tergarap rapi.

Aksi mahasiswa peserta KKN UNISNU Jepara saat mengecat beberapa fasilitas objek wisata di Sendang Sari Desa Ngabul Tahunan Jepara (Foto : PPKKN UNISNU)

Selain itu, kegiatan ini bertujuan memanfaatkan kearifan lokal sebagai sarana dalam memberikan edukasi kepada pengunjung objek wisata agar lebih efektif.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu (14/3/2021), diikuiti oleh sejumlah peserta KKN serta warga sekitar sendang. Diantaranya adalah kegiatan bersih-bersih, dan penanaman pohon di sekitaran objek sendang.

Gunawan selaku DPL KKN, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu wujud kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan desa yang memiliki potensi wisata. Karena sebelumnya, hal yang sama juga telah dilakukan dengan beberapa desa di wilayah pelaksanaan KKN.

“Saat ini, kita sedang menggarap wahana wisata sebagai sarana edukasi masyarakat berbasis pada kearifan lokal, tepatnya di Sendang Sari Desa Ngabul,” ungkapnya.

Sementara itu, Agus salah satu perwakilan pemuda setempat mengatakan merasa terbantu dengan kehadiran teman-teman KKN. Ia berharap bisa bersama-sama menjadikan Sendang Sari ini sebagai wahana edukasi yang asri secara sejuk, caranya lewat bersih-bersih dan penanaman pohon.

Pada kesempatan ini, terdapat berbagai rangkaian kegiatan yakni antaranya bersih kawasan, hibah sekaligus penanaman puluhan bibit tanaman di area sendang sari, pemasangan meja ecobrick, penataan ulang spot foto yang instagramable, mengecat meja dan kursi area sendang sari, serta pelepasan berbagai jenis benih ikan di kolam sendang.

Tempat ini merupakan salah satu tempat keramat di desa Ngabul, dimana tempat ini sebagai petilasan sesepuh desa. Yakni Mbah Datuk Jokosari, seperti halnya petilasan yang lainnya, sendang sari juga di anggap keramat serta memiliki aturan yang harus dipatuhi pengunjung. (BP/01)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: