Plh Bupati Demak Ajak Masyarakat Cegah Peredaran Cukai Ilegal

BERITAPANTURA.id, DEMAK – Masyarakat Demak diminta lebih peduli terhadap peredaran barang kena cukai (BKC) ilegal. Terutama pada peredaran rokok ilegal.

Hal itu disampaikan Pelaksana Harian (Plh) Bupati Demak Joko Sutanto pada sosialisasi peraturan perundang-undangan tentang cukai/DBHCHT bagi aparat pemerintah kecamatan dan desa/kelurahan di Wilayah Kecamatan Wonosalam dan Demak, di Aula Kecamatan Demak, Senin (08/03/2021). Menurutnya, dengan beredarnya rokok ilegal, akan berpotensi merugikan negara.

Plh Bupati Demak Joko Sutanto pada sosialisasi peraturan perundang-undangan tentang cukai/DBHCHT di Wilayah Kecamatan Wonosalam dan Demak, di Aula Kecamatan Demak, Senin (08/03/2021). (Foto: Diskominfo Demak)

“Mari bangun pemerintah dalam rangka upaya mengurangi kebocoran rokok dari cukai. Kalau ada kebocoran cukai, maka tidak bisa di tarik untuk penghasilan negara. Untuk itu seluruh masyarakat harus memiliki kesadaran terkait BKC ilegal,” terangnya.

Pemeriksa Bea Cukai (PBC) Ahli Pertama Kantor Bea Cukai Semarang, Cahyo Baskoro Indra Maulana menyampaikan, pihaknya akan terus gencar melakukan sosialisasi untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat dan pemerintah agar dapat menekan peredaran rokok ilegal.

“Dengan membeli rokok yang legal nantinya akan membantu mengoptimalkan penerimaan cukai dan meningkatkan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Untuk itu peran pemda dan aparat penegak hukum (APH) sangat dibutuhkan untuk membantu Direktorat Jendral Bea dan Cukai mengurangi BKC ilegal,” jelasnya.

Karenanya, lanjut Cahyo, pihaknya mengimbau kepada para aparat desa atau kelurahan untuk ikut serta memberantas peredaran BKC ilegal.

“Ayo bersama berantas barang kena cukai ilegal, agar cukai bisa naik dan PPH bisa naik lagi,” ujarnya. (BP/02)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: