Jepara Hujan Petir, 3 Dilaporkan Meninggal Tersambar dan Kritis di Lokasi Berbeda

BERITAPANTURA.idJEPARA – Hujan lebat disertai petir terjadi disebagian besar wilayah Jepara pada pagi ini Selasa (16/2/2021), akibatnya dilaporkan beberapa orang menjadi korban tersambar petir. Nasib nahas ini menimpa Sutriyo (40) warga Desa Cepogo, Kecamatan Kembang, dan dua pekerja lainnya yang tengah menyemai bibit semangka, sekitar pukul 10.00 WIB

Peristiwa tersebut terjadi di lahan milik Sutriyo di Dukuh Margokerto, Desa Bondo, Kecamatan Bangsri. Saat menyemai bibit itu, mereka tersambar petir hingga mengakibatkan Sutriyo dan satu pekerja wanita bernama Muriyanti warga Desa Jerukwangi, Kecamatan Bangsri tewas seketika.

Jenazah korban tersambar petir, sesaat sebelum di evakuasi oleh petugas dari lokasi kejadian di Dukuh Margokerto, Desa Bondo, Kecamatan Bangsri. (Foto : Istimewa)

Sementara satu pekerja lain berjenis kelamin perempuan, yang juga berasal dari Kaliaman dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis. Sedangkan jenazah Sutriyo dan satu pekerja, sampai berita ini diterbitkan masih berada di tempat kejadian perkara (TKP).

Saat ini sejumlah petugas dari Polsek Bangsri, dan Puskesmas Bangsri masih melakukan pemeriksaan di TKP. Dan berupaya mengevakuasi jenazah untuk dilakukan pemeriksaan.

Berdasarkan informasi di TKP pagi tadi, Sutriyo yang sedang menyemai bibit semangka di polybag. Sejak pagi almarhum bersama dua pekerjanya telah berada di sawah. Sementara hujan turun cukup deras disertai dengan petir.

Nelayan Tersambar Petir

Hal yang serupa juga menimpa seorang nelayan bernama Zainurrohman (31) warga RT 002/ RW 004, Kelurahan Demaan, Kecamatan Jepara, ia bernasib sama meninggal diatas perahunya akibat tersambar petir, pada Selasa (16/2/2021) pukul 08.00 WIB.

Berdasarkan keterangan Lurah Demaan, Surahmin, diperoleh informasi bahwa korban pada Selasa, 16 Februari 2021 sekitar jam 04.30 WIB pergi menggunakan perahu untuk menarik jaring yang sudah ditebar pada Senin, 15 Februari 2021 sekitar jam 16.00 WIB. Lokasinya berada di sebelah utara Pulau Panjang.

Namun saat hendak mendarat, ditengah jalan tiba-tiba petir menyambar perahu dan mengenai korban. Terdapat luka-luka akibat tersambar petir di sekujur tubuh korban. Jenazah pun langsung dilarikan ke RSUD Kartini untuk mendapatkan penanganan, tapi sudah meninggal terlebih dulu. (BP/01)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: