Banjir Kudus Naik Lagi, Ratusan Warga Masih Bertahan di Enam Titik Pengungsian

BERITAPANTURA.idKUDUS – Ada sebanyak 635 warga Kudus yang terdampak banjir dan masih bertahan di enam titik lokasi pengungsian hingga, Selasa (16/2/2021). Pantauan ini terlihat dari beberapa pos pengungsian, dan juga kondisi banjir belum kunjung surut.

Jumlah tersebut, berasal dari 218 KK yang rumahnya terendam banjir di sejumlah desa di Kota Kretek. Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus Budi Waluyo mengatakan, hingga semalam malam, ketinggian banjir di sejumlah desa mengalami peningkatan.

Kondisi banjir yang menggenangi wilayah Jati Kudus

Masih ada sekitar sepuluh desa dari tiga kecamatan yang terendam banjir. Yakni Desa Jati Wetan, Jetis Kapuan, dan Tanjung Karang di Kecamatan Jati. Kemudian Desa Gulang, Payaman, dan Kirig di Kecamatan Mejobo. Serta Desa Undaan Lor, Karangrowo, Ngemplak, dan Wates di Kecamatan Undaan.

“Karena kemarin sempat hujan, airnya meninggi lima hingga sepuluh sentimeter di masing-masing desa,” katanya, Selasa (16/2/2021).

Sementara untuk rincian pengungsinya, kata Budi, ada sebanyak 456 orang dewasa dan 179 anak-anak. Budi menambahkan, jumlah pengungsi paling banyak terdapat di Balai Desa Jati Wetan, yakni 336 jiwa.

Budi mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan masing-masing dapur umum dan tempat pengungsian untuk menyukupi kebutuhan logistik para pengungsi. Enam dapur umum pun terus memasok kebutuhan logistik untuk para pengungsi dan warga yang masih bertahan di rumah.

“Kami berupaya semaksimal mungkin untuk menyukupi kebutuhan dari para pengungsi,” jelasnya. 2/16/2021 Banjir Kudus Meninggi Lagi, 635 Orang

Sebelumnya, banjir menggenangi sejumlah desa di Kabupaten Kudus sejak akhir bulan kemarin. Dari peristiwa tersebut, ada sebanyak 31.267 jiwa dari 9.469 KK yang terdampak banjir. Untuk rumah yang terendam sendiri, ada sebanyak 7.716 rumah. (BP/01)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: