Gus Yasin Tinjau Banjir, Apresiasi Pengobatan Gratis Pemkab Kudus

BERITAPANTURA.idKUDUS – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen meninjau lokasi banjir di Desa Jetis Kapuan dan Karangrowo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Rabu (10/2/2021). Selain meninjau rumah warga yang terdampak banjir, pria yang akrab dipanggil Gus Yasin ini juga membawa bantuan logistik serta memastikan kesehatan para pengungsi.

Saat berada di tempat pengungsian yakni Balai Desa Karangrowo, Gus Yasin bersama Plt Bupati Kudus Hartopo berjumpa dengan pengungsi lansia bernama Sarijah (70), warga Dukuh Krajan, Desa Jetis Kapuan, yang mengeluhkan lututnya sakit, hingga kesulitan beribadah.

Gus Yasin bersama Plt Bupati Kudus Hartopo berada di tempat pengungsian yakni Balai Desa Karangrowo. (Foto : Humas Jateng)

“Sakit, tetapi tidak terlalu, sakit begitu yang saya rasakan pak. Saya bersyukur sama Gusti Allah, ketika bisa jalan saya ingin menjalankan salat berjemaah” tutur Sarijah.

Merespon hal tersebut, Gus Yasin dan Hartopo membujuk Sarijah untuk memeriksakan sakitnya ke rumah sakit. Hartopo juga meminta Sarijah tidak khawatir dengan biaya, karena dengan menggunakan KTP, berobat di Puskesmas akan dibiayai pemerintah.

“Diperiksakan di Puskesmas, periksa gratis dibiayai pemerintah. Ibu ke puskesmas kalau perlu ke rumah sakit, dibawa ke rumah sakit,” jelas Hartopo.

Untuk menenangkan Sarijah, Gus Yasin memberi semangat dan mendoakannya agar penyakit yang dideritanya selama sepuluh tahun bisa sembuh.

Usai mendoakan Sarijah, Gus Yasin mengecek pelaksanaan pemeriksaan kesehatan bagi para pengungsi. Selain itu, ia juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Kudus atas kesigapannya dalam menangani pengungsi.

“Alhamdulillah Kabupaten Kudus sigap. Kepala Puskesmas juga setiap hari kontrol di sini. Pengobatannya gratis, ditanggung pemerintah,” beber Gus Yasin.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Ngempak Sri Wahyuni menuturkan, setiap hari ada pengungsi yang berobat. Per tanggal 10 Februari, sudah 25 pengungsi yang berobat.

“Obat-obatan yang disediakan cukup. (Obat) panas, batuk, pilek, dan diare. Tapi alhamdulillah tidak ada yang diare,” kata Sri Wahyuni. (BP/01)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: