Bupati Rencanakan Relokasi Korban Gerakan Tanah Desa Gununglarang

BERITAPANTURA.id, BREBES – Korban bencana gerakan tanah yang terjadi di Desa Gununglarang, Salem, 1 Januari 2021 silam direncanakan akan direlokasi. Namun demikian, masih dalam kajian Tim Geologi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Demikian disampaikan Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH saat mengadakan peninjauan lokasi, tanah bergerak di Gununglarang, Salem, Selasa (03/02/2021).

Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH saat mengadakan peninjauan lokasi, tanah bergerak di Gununglarang, Salem, Selasa (03/02/2021). (Foto: Diskominfo Brebes)

“Kalau berdasarkan hasil kajian tim geologi tanah ini membahayakan, maka hunia warga akan di relokasi,” ujar Idza.

Dalam kesempatan tersebut, bupati juga memberikan bantuan logistik untuk masyarakat terdampak bencana.

Kepala BPBD Brebes Nushy Mansur menceritakan, Kronologi kejadian tanah bergerak, yakni akibat hujan intensitas sedang hingga tinggi Pada Senin (1/1) mulai pukul 14.00 hingga 19.00 WIB.

Akibatnya, terjadi gerakan tanah yang ditandai dengan retakan-retakan pada jalan beton yang merupakan Jalan provinsi ruas Bumiayu-Salem. Selain itu juga terjadi retakan-retakan pada rumah warga di bawah ruas jalan Provinsi tersebut yang berdampak pada 9 rumah terdampak.

Adapun 9 rumah warga desa Gununglarang yang terdampak yakni Rasid, Warso, Nursoleh, Muhalimin, Aripin, Carna Sutisna, Tasdik, Wasim, dan Sarkam. Mereka semua terletak di RT 01 RW 01 Desa. Gununglarang, Salem, Brebes.

Turut hadir dalam peninjauan Suami Bupati AKBP Dr Drs Warsidin MH, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Apriyanto Sudarmoko, Kepala Badan Kesbangpol Moh Sodiq, Kepala Dinas LHPS Budi Darmawan, Kepala Dinas Sosial Masfuri, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Yulia Hendrawati, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Ismu Subrata dan Kepala Dinas Perikanan Zuhdan Fanani. (BP/02)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: