Pemkab Demak Dukung Gerakan Jateng di Rumah Saja Pada Akhir Pekan Ini

BERITAPANTURA.idDEMAK – Pemerintah Kabupaten Demak mendukung inisiasi Gubernur Jawa Tengah untuk melakukan “Gerakan Jateng di Rumah Saja” selama 2 hari yang akan dilaksanakan pada 6 – 7 Februari 2021.

Dukungan dibuktikan dengan menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 440.1/6 Tahun 2021 tentang peningkatan kedisiplinan dan pengetatan protokol kesehatan pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tahap II di Wilayah Kabupaten Demak.

Pemkab Demak siap mendukung “Gerakan Jateng di Rumah Saja” selama 2 hari yang akan dilaksanakan pada 6 – 7 Februari 2021.

Adapun isi dari surat edaran tersebut memuat beberapa point diantaranya, pertama dengan tidak melakukan aktivitas diluar rumah dan tetap tinggal di tempat masing-masing, kedua gerakan ini dilaksanakan seluruh komponen masyarakat kecuali yang terkait sektor esensial seperti kesehatan, kebencanaan, keamanan, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, perbankan, logistik dan kebutuhan pokok masyarakat, perhotelan, konstruksi, industri energi strategis, pelayanan dasar, utilitas publik, danindustri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional.

Ketiga semua perangkat Daerah/ Instansi Vertikal/ BUMN/ BUMD/ Swasta/ Organisasi Masyarakat/ Tokoh Masyarakat/ Tokoh Agama/ Stake Holder terkait wajib berpartisipasi dalam rangka pencanangan dan penanganan Covid-19 sesuai dengan kewenangan masing-masing.

Terkait dengan butir kedua untuk kegiatan pusat perbelanjaan, pasar tradisional, dan unit usaha lainnya tetap buka dan tetap mengacu Surat Edaran PPKM tahap II, hal ini disampaikan oleh Kepala Dingdakop UKM Iskandar Zulkarnain, Hal ini juga sekaligus menjawab keresahan masyarakat dengan informasi yang menyatakan pasar tradisional maupun pertokoan di tutup total selama 2 hari.

“Dengan dikeluarkannya SE Bupati tersebut, bukan berarti pusat ekonomi dan transaksi seperti pasar tradisional , supermarket dan unit usaha lainnya di tutup. Hal ini sesuai dengan butir (b). Dan ini sekaligus menjawab keresahan masyarakat atas beredarnya informasi dari sumber yang tidak jelas yang mengatakan pasar akan di tutup total selama 2 hari,” jelas Iskandar.

Sementara, Kadinas Kominfo Endah Cahyarini mengaku telah mensosialisasikan Gerakan Jateng di Rumah Saja melalui beberapa media, baik media elektronik, media sosial, dan poster pada website. Menurutnya, langkah tersebut sangat penting sebagai upaya untuk menekan angka penyebaran Covid-19 yang belum menunjukkan penurunan signifikan.

“Gerakan ini merupakan salah satu cara untuk memutus penyebaran virus yakni dengan mengurangi aktifitas di luar rumah dan saya berharap warga Kabupaten Demak dapat mendukung gerakan ini dan memakluminya pada kondisi seperti saat ini,” ujar Endah. (BP/01)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: