Masuk MPP, Pengunjung Bakal Temukan Produk Unggulan

BERITAPANTURA.id, JEPARA – Saat memasuki mal pelayanan publik (MPP) Jepara, pengunjung bakal menemukan produk kerajinan khas kota ukir. Pasalnya, di bagian tengah MPP akan menghadirkan mal kerajinan, yakni pusat promosi produk unggulan.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Jepara Aris Setiawan mengatakan, mal kerajinan tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah dalam memperkenalkan kepada khalayak tentang berbagai produk unggulan Jepara untuk dapat dikenal secara luas.

Ketua Dekranasda Jepara Hesti Nugroho dan Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Jepara Aris Setiawan pada rapat Dekranasda di ruang kerja Bupati Jepara, Kamis (28/01/2021). (Foto: Diskominfo Jepara)

Banyaknya investor dari berbagai daerah yang hadir di sana, jadi ini termasuk wajah kita juga,” kata Aris pada rapat Dekranasda di ruang kerja Bupati Jepara, Kamis (28/01/2021).

Aris menyampaikan, untuk mewujudkan hal tersebut, pihaknya turut menggandeng berbagai pihak, baik perangkat daerah terakait, swasta, dan perbankan. Khususnya, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Jepara, sebagai pendorong tercetusnya pusat promosi tersebut.

“Ibu Ketua Dekranasda punya gagasan seandainya ini bisa diwujudkan di MPP akan lebih bagus,” katanya.

Ditambahkan, lanjut Aris, fasilitas baru ini sekaligus sebagai ruang pamer atau showroom baru Dekranasda. Sebab, letak gerai yang lama kurang strategis, berada di sisi selatan Pendapa. Luas bangunan dan aksesnya pun sempit, sehingga tidak sepadan dengan produk unggulan Jepara yang beraneka ragam.

Ketua Dekranasda Jepara Hesti Nugroho berharap, semua pihak agar bisa saling bekerja sama. Utamanya dalam mewujudkan mal kerajinan. Dengan adanya kerja sama ini, para perajin bisa meningkatkan hasil produknya untuk dipasarkan.

“Sayang sekali jika tempat yang sudah diberikan Pak Bupati ini belum bisa kita wujudkan,” ucap Hesti.

Bukan hanya itu saja, lanjut Hesti, pada tahun ini, Dekranasda Jepara juga akan mengembangkan sistem pendukung usaha bagi anggotanya. Kemudian, peningkatan kualitas SDM pelaku usaha, hingga pengembangan promosi kerajinan. (BP/02)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: