BPKH Bangun Ruang Kelas Untuk Mts dan Madrasah di Rembang

BERITAPANTURA.id, REMBANG – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bekerjasama dengan Yayasan Darut Tauhid dan Komisi VIII DPR RI memberikan bantuan kepada Mts Maslahul Huda Sluke dan Madrasah Diniyah Masyaru Nasyi’in Kragan serta Mts Miftahul Huda Todanan Blora. Bantuan yang diberikan berupa pembangunan ruang kelas untuk tiga sekolah tersebut.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan secara virtual dan disaksikan oleh sejumlah pihak, seperti dari Kementerian Agama RI, Pemprov Jawa Tengah, Pemkab Rembang dan Pemkab Blora, Jum’at (29/01/2021) siang di masing-masing lembaga pendidikan penerima bantuan.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan secara virtual dan disaksikan oleh Kementerian Agama RI, Pemprov Jawa Tengah, Pemkab Rembang dan Pemkab Blora, Jum’at (29/01/2021). (Foto: Diskominfo Rembang)

Rata-rata sekolah yang mendapatkan bantuan merupakan yayasan pendidikan yang bangunan ruang kelasnya tertimpa musibah. Seperti di Kecamatan Kragan, Mts tersebut atapnya tersapu angin kencang beberapa waktu lalu.

Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Anggito Abimanyu menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah ikut berpartisipasi dalam kegiatan kepedulian terhadap pembangunan lembaga pendidikan di Kabupaten Rembang dan Blora.

“Semoga dalam kesempatan ini BPKH dan BP peduli akan secara resmi soft launching karena fisiknya belum 100 persen selesai, menjadi syiar ditengah ujian Covid-19, Ini kegiatan baru yang pertama kali,” katanya.

Anggito menyebut, tahun lalu BPKH dan DT peduli juga memberikan bantuan sembako untuk warga Kabupaten Rembang dan Blora kepada warga yang terdampak Covid-19. Jumlahnya 1000 sembako untuk wilayah Rembang dan 500 untuk wilayah Kabupaten Blora.

Anggota Komisi VIII Harmusa Oktaviani menyampaikan, bantuan yang diberikan secara bertahap. Proses tersebut sudah ditetapkan oleh pemerintah. Semoga bantuan dari provinsi dan pusat dapat turun dengan cepat agar penerima tidak lama menunggu.

“Terima kasih kepada kepada tiga madrasah yang sudah hadir, semoga bermanfaat. Terima kasih BPKH, DT peduli, pemerintah provinsi dan kabupaten. Karena bantuan ini tidak akan terwujud tanpa kerjasama dari semua pihak. Saya mengajak kepada semua pihak untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.

Bupati Rembang H Abdul Hafidz melalui Kepala Bagian Kesra Kabupaten Rembang Mohammad Sofyan juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan kepada dua lembaga pendidikan di Rembang. Karena lembaga pendidikan madrasah dapat bersaing dengan anak-anak berpendidikan lain di Indonesia.

Keberadaan Madrasah saat ini telah mengalami lompatan yang signifikan, dalam konteks sistem pendidikan nasional. Upaya peningkatan mutu pendidikan madrasah menjadi tuntutan mutlak seiring dengan perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan di era sekarang.

“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Darut Tauhid peduli yang telah membangun Mts Maslahul Huda Sluke, dan Madrasah Dinyah Masyaru Nasyi’in Kragan (Rembang) yang membangun ruang kelas baru. Semoga kelas baru ini dapat memberikan manfaat bagi lembaga pendidikan di Rembang,” kata Bupati Rembang yang tertera dalam sambutannya.

Diakhir sambutanya, Bupati Rembang H Abdul Hafidz mengajak semua murid madrasah untuk tidak minder untuk bersaing dengan sekolah lain. Seperti Abdul Hafidz yang berlatar pendidikan madrasah dan pondok pesantren mampu menjadi pemimpin di Kabupaten Rembang. (BP/02)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: