144 PPPK Terima SK, Bupati; Jangan Merasa Dibedakan Dengan PNS

BERITAPANTURA.id, REMBANG – Setelah hampir 2 tahun menunggu kejelasan nasib usai lolos tes seleksi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja 23 Februari 2019 lalu, ratusan PPPK akhirnya menerima SK pengangkatan pada hari Sabtu (30/01/2021).

Kegiatan yang juga dilakukan secara virtual tersebut berlangsung di pendapa museum RA Kartini dengan dihadiri 40 orang, sedangkan lainnya mengikuti dari tempat lain.

Bupati Rembang H.Abdul Hafidz menyerahkan SK pengangkatan kepada salah satu guru yang lolos PPPK di pendapa museum RA Kartini, Sabtu (30/01/2021). (Foto: Diskominfo Rembang)

Menurut Darji, salah satu guru SD Negeri Sendang Kecamatan Kragan yang lolos seleksi tes PPPK mengaku bersyukur dirinya tidak lagi berstatus pegawai honorer setelah 20 tahun .

“Saya sekarang sudah 58 tahun, mungkin 2 tahun lagi pensiun. Tapi saya merasa senang karena alhamdulillah saya bisa merubah nasib saya dari GT menjadi ASN PPPK,” ucap Darji.

Sementara itu Bupati Rembang H.Abdul Hafidz menyampaikan sejumlah pesan kepada PPPK. Diantaranya PPPK jangan merasa berbeda dengan PNS, karena secara gaji, beban karja sama.

“Pesan saya jangan sampai anda merasa dibedakan. ASN dan PPPK substansinnya sama. Jadi lahirnya Undang undang nomor 5 tahun 2014, Pemerintah sudah memutuskan pegawai pemerintahan ada dua yaitu ASN dan PPPK. Dengan kewenangan dan perlakuan yang sama, jadi jangan merasa dinomor duakan,” jelasnya.

Suparmin Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Rembang menyebutkan saat itu yang mendaftar tes seleksi ada 165 peserta, yang dinyatakan lolos ada 147 orang terdiri 77 Guru dan 70 Penyuluh Pertanian.

“Di dalam perjalanannya sebelum menerima SK ini ada tiga orang yang pensiun terlebih dulu,” imbuhnya.

Suparmin menjelaskan kenapa acara dipendapa begitu mendadak. Hal itu disebabkan sesuai surat ketentuan, penanda tanganan perjanjian kerja, penyerahan SK pengangkatan dan pengambilan sumpah jabatan harus dilakukan maksimal tanggal 1 . Jika melewati tanggal 1 maka para pegawai PPPK tersebut menerima gaji bulan berikutnya.

Gaji yang diterima para PPPK kali ini sesuai dengan jenjang pendidikan. Lulusan SMA sederajat menerima gaji Rp. 2,3 jutaan, D3 bergaji Rp. 2,6 jutaan sedangkan lulusan S1 sebesar Rp 2,9 jutaan. Selain itu mereka juga mendapatkan TPP dan tunjangan, namun mereka tidak dapat uang pensiun seperti PNS, untuk tunjangan masih menunggu petunjuk dari pemerintah pusat. (BP/02)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: