Penjualan Ikan Hias Meningkat Disaat Pandemi Covid-19

BERITAPANTURA.id, DEMAK – Kasus pandemi Covid-19 yang terjadi di Demak memberikan keberkahan tersendiri bagi penjual ikan hias, dalam sehari ratusan ikan hias ludes diserbu para pelanggan.

Miko (23) pejual ikan di Pasar Tembiring mengatakan, hobi memelihara ikan meningkat sejak pandemi Covid-19 yang mengharuskan banyak orang menghabiskan waktunya di rumah, Senin(18/01/2021)

Pejual ikan hias saat melayani pembeli di Pasar Tembiring, Kecamatan Demak Kota. (Foto: Diskominfo Demak)

“Dalam dua atau 3 hari, dapat menjual ikan koi dan ikan koki sebanyak 500 ekor,” ungkapnya.

Hal senada diungkapkan penjaga toko ikan hias Mahwa Aqurium Khamid (35), setiap harinya ratusan ekor ikan dapat terjual dari tokonya.

”Jenis ikan gupi dan ikan neon, khusus aquarium seketan paling laris.” kata Khamid.

Untuk gupi sendiri Khamid menjualnya per tiga ekor Rp 10 ribu. Namun apabila pelanggan membeli lebih akan ada bonus.“Cuma itu tergantung jenisnya, di sini banyak sekali macamnya,” imbuhnya.

Khamid menjelaskan, selain ikan hias, ikan kolam seperti koi juga sedang banyak diminati.

“Jenis koi yang sedang naik daun diantaranya sangke, kohako,sao dan tanco.” jelasnya.

Sedangkan untuk aquarium internal yang naik daun jenis ikan mas dan koi dengan bandrolan harga Rp 5 ribu hingga Rp 150 ribu menyesuaikan ukuran panjang dan pendeknya.

“Harga tertinggi di sini lohan dan pikobas, lohan harganya mencapai satu juta dua ratus tapi kalau pikobas paling mahal empat ratus lima puluh. Pokoknya sekarang ini banyak macam sekali ikan hias,” pungkasnya. (BP/02)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: