Tingkatkan Kemampuan Manajerial Kepala Madrasah Melalui PPKM

BERITAPANTURA.id, DEMAK – MTs Taqwiyatul Wathon Sumberejo Kecamatan Mranggen menerima Tim Visitasi PKKM (Penilaian Kinerja Kepala Madrasah) dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Demak, Selasa (19/01/21).

Tim PKKM yang terdiri dari M.Luthfil Halim dan M.Shofyan disambut Kepala MTs Taqwiyatul Wathon Mukhayanah beserta jajaran Wakamad dan dewan guru di ruang kelas.

MTs Taqwiyatul Wathon Sumberejo Kecamatan Mranggen menerima Tim Visitasi PKKM (Penilaian Kinerja Kepala Madrasah) dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Demak, Selasa (19/01/21). (Foto: Diskominfo Demak)

Kepala MTs Taqwiyatul Wathon, Mukhayanah dalam sambutannya menyampaikan, pihaknya siap divitasi kapanpun, karena para guru sudah tertib rutin menyiapkan administrasi.

“Kami siap divitasi untuk dinilai kapan saja. Jika nantinya ada kekurangan mohon Tim PKKM memberikan bimbingan,” kata dia.

Sedangkan, Tim PKKM Luthfil Halim mengatakan tujuan pelaksanaan PKKM adalah untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan tugas manajerial kepala Madrasah, karena kepala Madrasah sudah tidak punya beban mengajar.

Selain itu Luthfil Halim menerangkan, aspek lain yang dinilai Tim PKKM adalah pengembangan kewirausahaan dan pelaksanaan supervisi Kepala Madrasah kepada guru.

Ditempat terpisah, ketua PGSI (Persatuan Guru Seluruh Indonesia) Kabupaten Demak, Noor Salim menyatakan bahwa, saat ini di media sedang ramai tuntutan Penghapusan Jabatan Pengawas Sekolah/ Madrasah. Untuk itu, PGSI berharap, agar pelaksanaan PKKM/ Penilai Kinerja Kepala Sekolah (PKKS) bisa terus berjalan optimal.

“Dengan pelaksanaan PKKM oleh Kemenag atau PKKS oleh Dinas, diharapkan bisa meyakinkan kepada pihak yang minta penghapusan Pengawas, bahwa jabatan dan fungsi pengawas masih dibutuhkan,” jelas Salim.

Dirinya menyebut, kalau memang ada temuan yang dilakukan pengawas Sekolah, maka itu tugas Inspektorat Jenderal dilingkungan Kemenag dan tugas Inspektorat Daerah untuk Dinas.

“Saat ini belum pernah menerima laporan dari pihak manapun, kalau ada penyalahgunaan wewenang Pengawas Sekolah/Madrasah,” ujarnya.

Salim menambahkan, sebagai mitra Kemenag dan Dinas Pendidikan, PGSI juga selalu aktif berkoordinasi untuk turut meningkatkan indeks reformasi birokrasi di Kemenag maupun Dinas. (BP/02)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: