Seminggu PPKM, Kasus Covid-19 di Rembang Mulai Turun

BERITAPANTURA.idREMBANG – Tren kasus Covid-19 di Kabupaten Rembang mengalami penurunan sejak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sepekan lalu, Senin (11/1/2021).

Humas satuan gugus tugas Covid-19 Kabupaten Rembang Arief Dwi Sulistya menjelaskan, dari awal penerapan PPKM, kasus aktif​ Covid-19​ di Kabupaten Rembang mencapai 370, kini turun menjadi 340 kasus aktif.

Statistik angka penurunan kasus covid-19 di Rembang. (Dok : Diskominfo Rembang)

“Alhamdulillah ada penurunan.​ Kasus aktif dari 370-an, turun di 340-an.​ Dari 20,3 persen menjadi 13 persen,” terang Arief usai rapat evaluasi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), di ruang rapat Bupati Rembang, Senin (18/1/2021).

Tak hanya angka kasus aktif yang mengalami penurunan, lanjut Arief, tren angka kesembuhan mengalami kenaikan, dari yang semula 70,6 persen, kini naik menjadi 77,6 persen.​ Di sisi lain, meski angka kasus aktif dan angka kesembuhan menunjukkan hal yang cukup baik, namun angka kematian justru tergolong tinggi, dari semula 9,05 persen kini naik menjadi 9,1 persen.

“Angka kesembuhan naik dari 70,6 persen menjadi 77,6 persen.​Sementara persentasi kematian tergolong tinggi.​ Karena pembaginya adalah jumlah kematian dibagi pasien positif.​ Persentasenya 9,1 persen,” lanjutnya.

Disampaikan, jika ditotal, sejak awal adanya Covid-19 di Kabupaten Rembang, sudah ada 243 orang korban meninggal dunia akibat Covid-19.

“Hasil evaluasi Forkopimda, OPD terkait dan perwakilan camat hari ini, PPKM di Rembang dinilai cukup efektif, dan tetap akan diteruskan pelaksanaanya sampai dengan tanggal 25 Januari 2021,” paparnya.

Arief berharap, masyarakat mendukung kebijakan ini sebagai ikhtiar penanggulangan Covid-19 di Rembang.

“Tetap patuhi protokol kesehatan dan tingkatkan imunitas dengan asupan gizi yang cukup, istirahat cukup dan positif thinking,” pungkasnya. (BP/01)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: