Nakes di Jepara Meninggal Karena Covid-19

BERITAPANTURA.idJEPARA – Upacara pelepasan jenazah Covid-19, kembali dilaksanakan di halaman Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jepara, Rabu (6/1/2021) pagi. Kali ini, yang meninggal dunia yaitu Ny. Hidayatussolihah S.Kep, seorang perawat terbaik di Puskesmas Mlonggo, yang merupakan istri Kepala Pelaksana BPBD Jepara Kusmiyanto.


Pelepasan jenazah dipimpin oleh Sekda Jepara Edy Sujatmiko, didampingi langsung suami almarhum Kusmiyanto. Juga para perawat dan manajemen di RSUD Kartini Jepara ikut melepas pemberangkatan jenazah ke peristirahatan terakhirnya. Almarhumah dimakamkan di pemakaman Umum Wijaya Desa Srobyong.

Upacara pelepasan jenazah Covid-19, pada Rabu 6 Januari 2021 di halaman Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jepara.


Kepala Puskesmas Mlonggo dr Eko Cahyo Puspeno mengaku sangat kehilangan atas kepergian almarhumah yang telah gugur dalam menjalankan tugas profesinya melayani masyarakat.


“Beliau adalah salah satu perawat terbaik yang kami miliki dan selalu berada digarda tedepan melawan penyebaran Covid-19,” ujar dia.


Almarhumah sempat dirawat di ruang isolasi Teratai 1 RSUD RA Kartini Jepara sejak tanggal 5 Januari 2021. Namun kondisinya terus memburuk hingga akhirnya meninggal tanggal 6 Januari 2021 jam 04.00. Sebelumnya almarhum dirawat di RSI Sultan Hadirin sejak tangal 31 Desember 2020.

Meninggalnya almarhum, menambah deret panjang jumlah tenaga medis yang meninggal karena Covid-19. Sebelumnya, pada bulan Juni 2020 tenaga kesehatan senior RSUD RA Kartini, Siti Fatimah meninggal dunia. Juga seorang perawat senior yang berdedikasi H. Yadi Siswanto (54), seorang perawat yang bertugas di Puskesmas Bangsri.


Tenaga kesehatan lain yang telah gugur dalam perjuangannya melawan Covid 10 adalah Agus Ariyanto dari RSUD RA Kartini Jepara. Sementara pada profesi dokter tercatat dua orang yang telah gugur dalam perjuangan melawan Covid-19 adalah dr. Yoyok Setiyono dan dr. Anie Roviana. (BP/04).

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: