Perang Obor Desa Tegalsambi digelar Terbatas

banner 468x60

BERITAPANTURA.idJEPARA –Tradisi perang obor di Desa Tegalsambi, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara tetap digelar meski di tengah pandemi Covid-19, Senin (20/7/2020) tengah malam. Bedanya, tradisi dalam rangka puncak acara sedekah bumi desa setempat ini, dilakukan secara terbatas dan simbolis.

Kepala Desa Tegalsambi Agus Santoso mengatakan, berdasarkan hasil musyawarah dengan tokoh masyarakat dan sesepuh desa, tradisi ini tetap dilakukan meski ada pandemi. Sebab, hal ini sudah rutin digelar setiap tahun yang dipercaya sebagai wujud syukur dan tolak balak. Sehingga, kali ini ada penyesuaian dengan protokol kesehatan.

Peserta Perang Obor sedang memegang obor dengan memakai masker

“Semua prosesi dalam perang obor ini kami terapkan protokol kesehatan,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, juga sengaja digelar tengah malam guna menghindari kerumunan warga. Apalagi, tradisi ini biasanya didatangi ribuan penonton lokal hingga luar daerah. Hal ini dilakukan sekaligus untuk memberi edukasi ke masyarakat agar patuh protokol kesehatan. Dalam pelaksanaannya, juga telah dikoordinasikan Polsek Tahunan.

Selain itu, perang obor tahun ini hanya dilakukan secara simbolis dengan menyulut sekitar sepuluh obor saja. Padahal, biasanya setiap tahun bisa mencapai ratusan obor dengan puluhan pemain.

“Biasanya setiap perang obor, ada 300-400 obor yang kami siapkan. Tapi tahun ini hanya membuat sekitar 10 obor saja. Mainnya juga kondisional, hanya 4-6 orang. Kami ambil acara intinya saja,” pungkasnya. (BP/04).

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan