Ketua Kwarda Jateng Atikoh Sebut Semua Pramuka itu Media

banner 468x60

BERITAPANTURA.id, SEMARANG – Pramuka di era milenial diharapkan bisa melakukan apa saja. Terutama dalam pemanfaatan teknologi untuk mendukung kegiatan Pramuka. Pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir, bukan berarti Pramuka tak bisa berkegiatan. Mereka dituntut dapat beradaptasi sehingga tetap aktif, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Hal itu disampaikan Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah Atikoh Ganjar Pranowo, saat membuka Pelatihan Manajemen Website Kwartir Cabang dan Dewan Kerja Cabang (DKC) se-Jawa Tengah tahun 2020, melalui webinar, Jumat (10/07/2020).

Bacaan Lainnya
banner 300x250
Atikoh saat membuka Pelatihan Manajemen Website Kwartir Cabang dan Dewan Kerja Cabang (DKC) se-Jawa Tengah tahun 2020, melalui webinar, Jumat (10/07/2020). Foto: Dok. Diskominfo Jateng.

Menurut Atikoh, kegiatan Pramuka harus memanfaatan teknologi informasi secara digital. Agar kegiatan tersebut bisa tersosialisasikan kepada masyarakat, perlu publikasi melalui media sosial maupun website.

“Pramuka harus bisa beradaptasi. Tidak bisa kita menunggu. Saya apresiasi kwartir daerah atau cabang yang memiliki website sendiri,” ungkapnya.

Atikoh menambahkan, adanya website mesti diimbangi dengan konten yang mendidik, informatif, dan menarik. Setiap kegiatan yang dilakukan, bisa ditulis dengan bahasa yang menarik dan dimengerti, sehingga masyarakat mengetahui, bahkan teredukasi.

“Seperti tagline kita, seluruh anggota pramuka adalah kantor berita, dan semua pramuka adalah pewarta,” bebernya.

Seperti contoh, konten informatif dan positif selama Covid, yang bisa dibagikan kepada masyarakat. Termasuk, kegiatan pramuka yang sedang melakukan latihan protokol kesehatan. Informasi tersebut penting bagi masyarakat, supaya terhindar dari virus korona. Penuhi pemberitaan dengan hal-hal positif, jangan kalah dengan aplikasi hiburan kekinian yang kurang bermanfaat.

“Harapannya bisa jadi ujung tombak pemberian informasi tentang hal positif. Jangan sampai kita tidak paham dunia informasi,” imbuh Atikoh.

Sementara Waka Bidang Hubungan Masyarakat Kwarda Jateng, selaku panitia pelaksana pelatihan Heru Djatmiko, menyampaikan kegiatan bermaksud untuk memberikan pelatihan webstite guna mewujudkan media pendidikan melalui website.

“Dengan tujuan eningkatkan fungsi dan pemberitaan Kwartir Jateng,” kata Heru.

Heru menambahkan, saat ini sudah ada website yang aktif. Seperti milik Kwartir Cabang (Kwarcab) Banjarnegara, Purworejo, Wonosobo, Boyolali, Demak, Kota Magelang, Boyolali, Kota Salatiga, Kota Semarang, dan Kota Tegal.

Pemateri pelatihan, Mohammad Sani Suprayogi menerangkan, untuk saat ini pengelolaan website bisa dilakukan melalui WordPress.

“Manajemen website itu soal keterbiasaan. Lainnya bisa dipelajari,” tambahnya. (BP/02)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan