Cegah Covid-19, Walikota Pekalongan Resmikan Kampung Tangguh Nusantara Candi

banner 468x60

BERITAPANTURA.idKOTA PEKALONGAN – Wali Kota Pekalongan, Saelany Machfudz bersama Kapolres Pekalongan Kota, Egy Andrian Suez meresmikan Kampung Tangguh Nusantara Candi yang berada di Jalan Permata RW IX Kelurahan Podosugih dan RW 7 dan 12 Binagriya Blok A, Kelurahan Medono, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, Selasa (23/06/2020).

Dua kampung ini merupakan kampung yang dibangun dengan dilengkapi fasilitas untuk mendukung antisipasi dan pencegahan penyebaran Covid-19. Seperti rumah isolasi di bawah pengawasan dokter dan tenaga kesehatan, dapur umum, tempat budidaya tanaman dan ikan, dan sebagainya.

Bacaan Lainnya
banner 300x250
Foto: Dok. Dinkominfo Kota Pekalongan

Wali Kota Pekalongan, Saelany Machfudz mengungkapkan, sesuai dengan namanya keberadaan kampung tangguh ini harus benar-benar menjadi pelopor masyarakat agar lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Di kampung tangguh ini tidak sembarang orang dapat masuk, karena protokol kesehatan benar-benar diterapkan di sini,” kata Saelany usai pencanangan kampung tangguh nusantara candi, Selasa (23/06/2020).

Saelany menyampaikan, kampung tangguh nusantara candi merupakan progam dari Kapolri. Sehingga harus tangguh juga secara ekonomi, sosial, dan keamanannya. Dia menambahkan, sudah ada tiga kampung tangguh yang diresmikan yakni di Kelurahan Sokoduwet, Kelurahan Podosugih, dan Kelurahan Medono.

Sementara, Kapolres Pekalongan Kota, Egy Andrian Suez menuturkan pihaknya mengimplementasikan Program Polri untuk pembentukan Kampung Tangguh Nusantara.

“Karakteristik setiap kampung berbeda. Di Kelurahan Sokoduwet yang notabene sawah, kali ini di kawasan perumahan. Yang ditekankan adalah new normal, bagaimana kegiatan berjalan normal namun tetap mematuhi protokol kesehatan,” papar Kapolres.

Kapolres menyatakan, di Kampung Tangguh ini protokol kesehatan diterapkan mulai dari mencuci tangan, menggunakan masker, dan menjaga akses keluar masuk masyarakat. Dia menambahkan, semua warga yang masuk ke kawasan ini akan dilihat dan didata.

“Fasilitas di sini cukup lengkap untuk kesehatan, ruang isolasi termasuk ketahanan pangan. Semoga langkah ini dapat meminimalisasi penyebaran Covid-19 di Kota Pekalongan,” pungkas Kapolres. (BP/02)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan