Kendal Segera Terapkan Sanksi Sosial, Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

banner 468x60

BERITAPANTURA.idKENDAL – Seiring melonjaknya angka positif Covid-19 di Kabupaten Kendal, Pemerintah Kabupaten Kendal akan menerapkan sanksi sosial kepada warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan mulai, Senin (22/06/2020). Tidak hanya itu, kegiatan masyarakat juga akan dibatasi setelah ada penularan Covid-19 di sejumlah pasar tradisional.

Pemerintah juga akan menutup salah satu pasar di Kaliwungu yang terindikasi ada warga yang positif. Penerapan sanksi sosial ini dilakukan Pemkab Kendal setelah peningkatan jumlah warga yang terkonfirmasi positif selama dua pekan terakhir. Sanksi sosial yang akan diberlakukan ini sudah diputuskan tinggal menunggu aturan saja.

Bupati Kendal Mirna Annisa saat bertemu wartawan beberapa waktu lalu

Bupati Kendal Mirna Annisa dalam keterangannya Jumat (19/06/2020) siang mengatakan sekarang sudah saatnya tidak main-main dengan penyebaran virus, karena angknya terus meningkat. “Semua aktivitas mulai benar-benar dibatasi dan menerapkan anjuran pemerintah,” katanya.

Dikatakan bupati yang saat ini dilakukan untuk mencegah adalah belum adanya sanksi, kepada warga yang tidak mematuhi anjuran protokol kesehatan.

“Rencananya sanksi sosial yang diberlakukan seperti bersih-bersih saluran atau radius 200 meter dilokasi pelanggaran wajib membersihkan. Tidak hanya itu nantinya pelanggar ini akan mengenakan seragam untuk efek jera dan mematuhi protokol kesehatan,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal, Ferinando Rad Bonay mengatakan jumlah positif bertambah lima orang dengan demikian total yang dirawat di rumah sakit kini ada 16 orang dan seorang isolasi mandiri.

Dikatakan Ferinando, kasus pertama transmisi virus secara lokal terjadi di klaster pasar Mangkang Kota Semarang. Dari warga yang positif dari pasar mangkang ini kemudian menularkan ke keluarganya warga Desa Sumur Brangsong, begitu juga dengan penularan dari klaster pasar Gladag Kaliwungu Kendal.

Untuk kecamatan terbanyak positif Covid-19 adalah Kaliwungu dengan 7 orang, kemudian Brangsong dan Boja masing masing 4orang dan Kaliwungu Selatan 3 orang. “Dengan adanya klaster Pasar Gladag kaliwungu, pemerintah akan menutup sementara pasar tersebut tiga hari untuk dilakukan penyemprotan mulai Sabtu (20/06/2020),” pungkasnya. (BP/01)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan