Demak Terapkan PKM, Sabtu Esok 423 Satgas Covid Disiagakan

banner 468x60

BERITAPANTURA.idDEMAK – Pemerintah Kabupaten Demak mulai esok Sabtu (20/6/2020), akan menerapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) secara menyeluruh. Sebanyak 423 CPNS dilibatkan menjadi personel Satgas Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Demak.

Mereka akan menjadi bagian dari tim penegak disiplin protokol kesehatan. Seluruh CPNS yang dilibatkan dalam satgas tersebut, kemarin, mengikuti apel kesiapsiagaan penegakan disiplin protokol kesehatan Covid-19 Kabupaten Demak yang berlangsung di halaman Setda Demak.

Pasar Bintoro Demak, saat penerapan jaga jarak pada masa pandemi covid-19

Sekda Demak dokter Singgih Setyono M.Kes mengatakan, pelibatan PNS untuk melengkapi kekuatan personel Satpol PP, mengingat penerapan PKM lebih mengarah pada penindakan disiplin masyarakat.

Sasaran penertiban masih difokuskan di pasar-pasar tradisional yang menjadi pusat keramaian, sehubungan dengan penyebaran covid-19 di Demak yang bermula dari claster pasar.

Selama ini masih ditemukan pengunjung dan pedagang pasar yang belum tertib dalam mematuhi ketentuan protokol kesehatan.

“Personel tambahan akan ditempatkan di 16 pasar tradisional serta lokasi wisata. Mereka bergabung dengan Satpol PP, TNI dan Polri yang selama ini sudah menjadi bagian dari Satgas,” terangnya.

Singgih yang juga Juru Bicara Satgas Percepatanan Penanganan Covid-19 Kabupaten Demak itu menambahkan, penindakan tegas akan diambil demi untuk menyelamatkan masyarakat yang lebih besar.

Selain pasar dan lokasi wisata, Satgas juga akan mengintensifkan patroli malam. Jika ditemukan kerumunan masyarakat, maka bakal dilakukan tindakan pembubaran, terutama terhadap kerumunan massa yang tidak menjalankan protokol kesehatan.

Penegakan disiplin protokol kesehatan diharapkan mampu menekan penyebaran virus korona di Demak. Hingga Jumat (19/6) pukul 14.30 jumlah warga Demak positif covid-19 sebanyak 196, dengan angka kesembuhan 39 orang dan 40 meninggal dunia.

“Kami sangat berharap pada akhir Juli sudah tidak ada lagi yang positif covid-19, maka kami minta masyarakat dapat bersama-sama disiplin menjalankan protokol kesehatan,” imbau Singgih.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM, Iskandar Zulkarnaen mengakui terdapat beberapa pedagang di pasar yang belum mematui ketentuan jam operasional. Meski ketentuannya seluruh kios pasar harus tutup pukul 12.00, namun mereka tetap buka kios hingga sore hari.

“Mereka yang membandel pasti akan ada tindakan tegas dari Satgas. Pendekatan persuasif sudah kami lakukan,” ucap Iskandar.

Pihaknya juga melakukan penataan dan pengecatan ulang dasaran yang dipakai para pedagang subuh di depan Pasar Bintoro atau jalan Sultan Fatah. Pengaturan tempat tersebut sekaligus guna menerapkan social distancing bagi para pedagang yang mulai berjualan sejak Subuh hingga pukul 06.00 WIB. (BP/01)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan