Pemkot Pekalongan Perketat Masuknya Pemudik

banner 468x60

BERITAPANTURA.id, KOTA PEKALONGAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan bersama jajaran Forkopimda dan Ulama besar Habib Lutfi bin Ali bin Yahya meninjau langsung Posko Covid Center Kota Pekalongan, di Monumen Djoeng 45 Pekalongan, Rabu malam (20/05/2020), sekaligus memantau arus lalu lintas selama Operasi Ketupat Candi yang dilakukan Polres Pekalongan Kota.

Dalam pantauannya, Wakil Wali Kota Pekalongan, Afzan Arslan Djunaid menyampaikan mudik lebaran tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya karena adanya pandemi Covid-19. Sehingga, ia meminta kepada petugas posko untuk memperketat masyarakat dari luar daerah yang akan memasuki Kota Pekalongan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250
Forkopimda dan Habib Lutfi meninjau Posko Covid Center Kota Pekalongan, di Monumen Djoeng 45, Rabu malam (20/05/2020). Foto: Dok. Dinkominfo Kota Pekalongan.

“Seperti tahun-tahun kemarin, kami melakukan pantauan di posko arus mudik. Arus mudik tahun ini lebih lengang, tetapi situasi tetap harus dipantau. Terlebih saat ini, para pemudik dari luar kota yang akan memasuki wilayah Kota Pekalongan harus lebih diperketat,” kata Afzan.

Afzan menjelaskan, setiap pengendara yang melewati posko penanganan Covid-19 wajib berhenti dan melakukan protokol kesehatan, mulai dari mencuci tangan, pengecekan suhu tubuh, hingga melaporkan keluhan kesehatan dan riwayat perjalanan kepada petugas kesehatan di posko tersebut.

Kesadaran pemudik juga harus ditingkatkan melalui RT/RW dan kelurahan. Pemudik yang datang harus melakukan isolasi mandiri meskipun yang bersangkutan merasa sehat. Apabila pemudik tersebut sakit atau mengalami gejala mengarah ke Covid-19 harus segera diperiksakan ke puskesmas atau rumah sakit terdekat.

“Mudah-mudahan dengan kesigapan semua pemerintah dan masyarakat, kasus Covid-19 di Kota Pekalongan dapat terus ditekan,” jelasnya.

Sementara itu Ulama besar kebanggaan warga Kota Pekalongan sekaligus anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Habib Lutfi bin Ali bin Yahya menerangkan, dalam situasi sekarang di tengah wabah Covid-19 ini, menjaga keamanan dan ketertiban merupakan kewajiban bersama.

Tinjauan dan partisipasi rombongan pemkot dan Forkopimda ke posko memberikan motivasi bagi petugas agar mereka tetap semangat dan terdorong dalam menjaga keamanan Kota Pekalongan di tengah wabah virus corona.

“Kami berpesan kepada masyarakat, mohon tetap berbesar hati walaupun masih musim lorona, kita semua harus waspada, menjaga ketertiban sebagaimana kewajiban kita, tetapi tidak boleh meninggalkan kewajiban kita untuk keluarga dan sebagainya,” imbuh Habib Lutfi. (BP/02)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan