Soal Karantina, Pemkab Jepara Belum Tentukan Lokasi Lagi

banner 468x60

BERITAPANTURA.idJEPARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara kini semakin diuji kesigapannya dalam penanggulangan wabah covid-19. Dengan naiknya status darurat untuk wilayah Jepara pun menjadi langkah yang dinanti masyarakat untuk segera bergegas melawan wabah yang berskala global ini.

Keseriusan tersebut juga belum tersurat jelas dalam langkah-langkah yang dipersiapkan Pemkab bilamana ODP, PDP ataupun pasien positif corona mengalami peningkatan signifikan.

Rencana Fasilitas karantina PDP Covid-19 di Jepara masih belum menemukan solusi (Foto : Ilustrasi)

Rencana untuk melakukan karantina secara terpusat, kini pun kembali mentah. Sementara ribuan pemudik saat ini telah memasuki wilayah Jepara serta membawa potensi penyebaran.

Setelah digulirkan rencana pendirian pusat karantina beberapa pekan lalu, realisasi dari rencana strategis tersebut tidak kunjung disetujui. Mengingat ada beberapa kendala perijinan lokasi serta faktor lainnya.

Semula Pemkab Jepara menyebut akan menggunakan beberapa fasilitas untuk kepentingan karantina terpusat PDP Covid 19. Salah satunya adalah Asrama Mahasiswa Undip Teluk Awur, Jepara. Rencana penggunaan fasilitas ini sudah digagas sejak beberapa pekan lalu.

Namun Edy Sujatmiko, Sekda Jepara saat dikonfirmasi mengenai hal ini menyatakan, Pemkab masih tetap berupaya mewujudkan rencana itu. Meskipun untuk opsi yang pertama tidak mendapatkan kabar baik.

Namun diakuinya, untuk lokasi karantina dipastikan tidak dilakukan di Asrama Mahasiswa Undip di Teluk Awur. Kepastian ini setelah pihak Undip menyatakan tidak memperbolehkan penggunaan fasilitas tersebut.

“Iya memang, kami sudah mendapatkan jawaban dari Rektor Undip sendiri. Jadi fasilitas yang ada di kampus kelautan Undip itu disebutnya bukan fasilitas kesehatan. Intinya memang tidak diperbolehkan, jika fasilitas itu digunakan untuk kepentingan ini,” ujar Edy Sujatmiko, Selasa (28/4/2020).

Dengan tidak diperbolehkannya penggunaan asrama Undip tersebut, Pemkab Jepara selanjutnya akan mencari alternatif lain yang bisa digunakan. Menurut Edy Sujatmiko, sudah ada alternatif tempat yang sudah direncanakan. Namun pihaknya masih enggan untuk menyampaikannya.

Namun satu hal yang pasti, menurutnya sampai saat ini Pemkab Jepara tetap sesuai rencana akan menyediakan satu tempat sebagai karantina terpusat. Lokasi karantina ini terutama akan disediakan untuk kalangan para medis yang sejauh ini sudah menangani langsung kasus-kasus covid 19. (BP/01)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan