Pemkab Jepara Lakukan Pendataan Pemohon Kartu Prakerja

banner 468x60

BERITAPANTURA.id, JEPARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara melakukan pendataan pemohon kartu prakerja karyawan di Kabupaten Jepara. Kartu ini khusus bagi mereka yang saat ini terkena imbas Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) serta pekerja yang dirumahkan oleh perusahaannya karena dampak Covid-19.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Diskopukmnakertrans) Eriza Rudi Yulianto melalui Kasie Penempatan, Perluasan Kesempatan Kerja, Pelatihan Produktifitas Amrina Rosyida mengatakan, hingga Kamis (9/4/2020), sudah ada laporan sebanyak 62 karyawan yang terPHK, 2.184 karyawan yang dirumahkan dan 7 orang pekerja migran yang dipulangkan ke Indonesia. “Ini adalah data yang kami terima dari masing-perusahaan,” kata Rina.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Selain jumlah itu Diskopukmnakertrans juga melayangkan surat kepada camat dan desa untuk mendata warganya yang mudik, kena PHK dan dirumahkan oleh perusahaan. Selain itu juga mereka yang pulang ke Jepara dari zona merah karena dampak Covid-19. “Sampai saat ini sudah ada 1.999 orang data yang terkumpul, termasuk mereka yang melaporkan secara pribadi lewat via email,” kata Rina.

Para pekerja yang belum di data perusahaan atau desa bisa juga lewat disnakertrans.jatengprov.go.id/ Daftarkartuprakerja. Sedangkan pendaftaran kartu prakerja umum bisa mengakses http://www.prakerja.go.id

Diskopukmnakertrans Jepara juga melayani pendaftaran di kantor sesuai Instruksi Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Namun demikian mereka harus tetap memperhatikan physical distancing sebelum masuk ke kantor. “Sudah ada 50 orang yang mendaftar secara langsung ke kantor. Ini juga akan kita layani,” kata dia.

Dikatakan Rina, penerima kartu prakerja ini akan mendapatkan bantuan pemerintah sebesar Rp3.550.00/orang untuk empat bulan. Dengan rincian biaya pelatihan Rp1.000.000, insentif Rp600.000 x 4 bulan, evaluasi Rp 50.000 x 3 bulan. “Kita hanya sebatas melakukan pendataan, untuk proses verifikasi dilakukan oleh Provinsi,” katanya. (Dian Ardiansyah/Diskominfo)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan