Jateng Terima Bantuan APD Karya Siswa, Ganjar : “Saya Dukung Siswa Enterpreunership”

banner 468x60

BERITAPANTURA.idSEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendorong siswa untuk berkarya sekaligus berbisnis selama belajar di rumah akibat kebijakan penekanan penyebaran Virus Corona. Hal itu disampaikannya saat menerima bantuan alat pelindung diri (APD) dari SMA dan SMK se-Jawa Tengai di Wisma Perdamaian, Rabu (8/4/2020).

”Saya mendorong mumpung mereka masih belajar di rumah, gurunya saya minta untuk membimbing mereka agar berkarya dan berjualan. Ini sekaligus enterpreunershipnya didorong agar bisa menjadi pengusaha,” ujar Ganjar.

Bacaan Lainnya
banner 300x250
Ganjar Pranowo saat menerima bantuan APD karya dari Siswa se-Jateng

Menurutnya, belajar di rumah sangat bisa dilakukan untuk pembekalan mental dengan diisi berbagai kegiatan praktek, salah satunya adalah pembuatan APD. Selain itu, merteka memiliki kesempatan untuk berbisnis.

“Yang pertama kesempatan praktek membuat produk, dan kesempatan kedua adalah berdagang,” paparnya.

Apalagi, lanjut Ganjar, siswa banyak yang memiliki mesin jahit sendiri yang dapat dimanfaatkan berproduksi di rumahnya masing-masing.

“Tinggal stimulus kain, syukur-syukur kalua mereka punya kain sendiri. Silakan dijual. Sekarang rata-rata yang di rumah punya mesin jahit,” imbuhnya.

Ke depan, usaha tersebut diharapkan menjadi usaha bersama milik siswa. Bahkan, karya siswa nantinya juga dapat dikirim ke provinsi lain yang membutuhkannya. Sedangkan model, dapat melihat tutorial di youtube.

“Provinsi lain sudah menghubungi, merespon baik. Produk ini juga bisa dikirim ke provinsi lain, Jakarta atau Jabodetabek. Kalau siswa bukan jumlahnya tapi nilai kemanusiaannya,” jelas Ganjar.

Sementara, Ketua MKKS SMK Provinsi Jawa Tengah, Samiran menuturkan bahwa ada sebanyak 2500 APD dan 2.150 masker karya siswa disumbangkan ke Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“APD dan masker ini karya anak-anak SMK di Jateng yang menambil jurusan tata busana. Kami berkoordinasi dan menggerakkan mereka untuk ikut membantu penanganan wabah covid-19 ini,” kata Samiran.

Saat ini lanjut dia, pihaknya fokus untuk pemenuhan APD dan masker di Jateng. Apabila sudah tercukupi, maka produk siswa-siswi SMK ini akan dikirimkan ke daerah lain.

“Iya, memang ada permintaan dari luar daerah. Di luar Jawa ada yang minta bahan. Kita bisa, tapi sesuai kemampuan,” tandasnya. (BP-02)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan