KKN UNISNU Periode 1 Resmi Diterjunkan di Jepara dan Kudus

banner 468x60

BERITAPANTURA.id, JEPARA –   Selasa (21/1/2020) pagi bertempat di Pendopo Kabupaten Jepara, ratusan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun Akademik 2019/2020 periode ke-1 telah di terjunkan oleh Asisten 2 Setda Jepara bersama Rektor UNISNU.

Sebanyak 267 Mahasiswa dari Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) telah diserah terimakan oleh kampus untuk di terjunkan ke berbagai wilayah di Kabupaten Jepara. Meliputi 2 kecamatan, diantaranya Welahan dan Kembang. Adapun sejumlah peserta lain juga akan diterjunkan ke beberapa desa di wilayah Kecamatan Kaliwungu dan Jati Kabupaten Kudus pada esok harinya, Rabu (22/1/2020).

Asisten 2 Sekda Jepara bersama jajaran Rektorat UNISNU Jepara saat penerjunan KKN di Pendopo Kabupaten Jepara (21/1/2020)

Ketua Panitia Pelaksana Kuliah Kerja Nyata (PPKKN) Hudi menjelaskan bahwa ada 24 desa yang akan ditempati KKN, baik itu KKN program reguler maupun alternatif. “Ada 507 peserta yang kami terjunkan, dan khusus hari ini baru wilayah Jepara. Rabu (22/1) pagi kami juga akan menerjunkan peserta KKN untuk wilayah Kabupaten Kudus” tandasnya.

Selama kurang lebih 40 hari terhitung mulai 21 Januari sampai dengan 4 Maret 2020, untuk program KKN Reguler akan menempati posko di desanya masing-masing, dengan tugas utama menjalankan kegiatan pengabdian masyarakat berbasis program kerja unggulan. Sedangkan untuk program

KKN Alternatif sendiri akan berlangsung mulai 21 Januari sampai dengan 20 Maret 2020, kegiatan ini berbasis pada mitra desa yang telah di assesment selama masa observasi. Kegiatan KKN tahun 2020 ini mengangkat tema “Pengembangan Inovasi Desa Berbasis Pendidikan, Ekonomi dan Teknologi”. diharapkan seluruh peserta KKN menjadikan kegiatan ini sebagai wahana transfer keilmuan dan mengimplementasikan pengetahuan yang didapat selama kuliah kedalam hidup sosial bermasyarakat. Utamanya dalam rangka mengembangkan inovasi desa yang digadang-gadang Presiden Jokowi, untuk mengangkat potensi desa berbasis ekonomi kreatif.

Turut hadir pada penerjunan ini, jajaran Rektorat UNISNU, Pengurus YAPTINU, Pengurus PCNU, Jajaran Forkopinda dan SKPD terkait, serta Camat lokasi KKN.

Seluruh peserta KKN sebelum diterjunkan, terlebih dahulu melakukan observasi dan assessment, dengan berpedoman pada Tri Dharma Perguruan Tinggi diharapkan proses ini akan menggali lebih jauh berbagai potensi desa apalagi yang berkaitan dengan inovasi desa. Sedangkan untuk KKN UNISNU tahun ini digelar 2 periode, yang pertama di bulan Januari dan kedua di bulan Juli.

Sebagai kegiatan pembuka pra penerjunan, Panitia Pelaksana KKN (PPKKN) juga telah menginisisasi program Bakti Desa pada Minggu (12/1) yang di buka langsung oleh Rektor dan Petinggi di Balai Desa Tahunan. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang telah dijalankan untuk kedua kalinya.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Purwo Adi Wibowo mengungkapkan bahwa selain di isi dengan giat bersih desa, juga digelar aksi donasi buku untuk Perpustakaan Desa (Perpusdes), serta pembersihan lokasi kantor BUMDes. “Sebagai desa yang ditempati kampus UNISNU, prioritas kami adalah ikut mensejahterakan komponen pendukung desa diantaranya Perpustakaan dan BUMDes nya.

Kedepan kami akan ikut bersinergi , agar ini bisa betul-betul hidup” terangnya. Dipilihlah 4 titik lingkungan yang ada di sekitaran Desa Tahunan, yakni Lingkungan Perpus dan Balai Desa, Gedung Olahraga Lapangan Tahunan, Kantor Puskesmas Pembantu, serta kantor BUMDes yang telah lama mangkrak. (BP/01)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan