Sayung Tanggul Kritis, Anggota TNI-Polri Demak Gerak Cepat

banner 468x60

BERITAPANTURA.idDEMAK – Anggota Satgas Siaga Bencana dari Kodim 0716/Demak dan Polsek Sayung melakukan aksi kerja bakti peninggian tanggul sungai di Dukuh Lengkong Rt 03 Rw 07 Desa Sayung, kemarin. Kegiatan yang melibatkan warga sekitar tersebut berupa menguatan serta peninggian tanggul menggunakan zak karung berisi tanah dan pasir.

Selama ini tanggul di lokasi tersebut kondisinya kurang baik bahkan beberapa kali jebol saat debit air sungai tinggi.

Bacaan Lainnya
banner 300x250
Anggota TNI-Polri bersama masyarakat lakukan penguatan tanggul sungai dengan menata karung pasir sebagai penahan

“Hampir setiap musim hujan, Dukuh Lengkong tergenang banjir akibat limpasan air sungai yang melalui tanggul sungai ini,” terang Kades Sayung Munawir di sela kerja bakti.

Menurutnya, memasuki musim penghujan kali ini, warga merasa waswas dan khawatir jika kejadian banjir seperti tahun-tahun sebelumnya terulang. Untuk itu warga senang dengan kehadiran Satgas Siaga TNI dan Polri yang hadir dalam kerja bakti tersebut.

Kegiatan yang dimulai pukul 06.30 selain meninggikan tanggul dengan urugan tanah dan zak berisi pasir, juga penguatan tepi tanggul dengan pasak bambu. Danramil 11/Sayung Kodim 0716/Demak Kapten Inf Suyitno mengatakan, kegiaan itu untuk mengantisipasi potensi banjir akibat sungai melimpas dan tanggul jebol.

Pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan semua jajaran termasuk dengan Pemkab hingga pemerintah desa untuk melakukan deteksi dini terhadap potensi benjana banjir. Semua titik lokasi yang berpotensi menimbulkan kerawaan, sedini mungkin dilakukan langkah antisipasi dengan cara melihat langsung lokasinya.

“Langkah ini menindaklanjuti perintah Dandim 0716/Demak Letkol Arh Mohammad Ufiz agar semua jajaran dan Satgas Siaga mengambil langkah yang diperlukan untuk mengantisipasi dan menekan potensi bencana alam di wilayahnya masing-masing,” katanya.

Suyitno menambahkan, tanggul di Dukuh Lengkong sebenarnya sudah pernah diperbaiki tetapi beberapa kali jebol saat debet air naik dan curah hujan tinggi.

“Penguatan tanggul memang masih bersifat sementara, tetapi kami berkeyakinan setelah ditinggikan tanggul ini sudah lebih kuat sehingga bisa menahan air agar tidak melimpas,” ujarnya. (BP/01)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan