Wisata Omah Jadul Sajikan Edukasi Sejarah Tempo Dulu

banner 468x60

BERITAPANTURA.id, KUDUS  – Musim liburan tiba, sejumlah tempat wisata mulai dibanjiri wisatawan. Di Kudus, Jawa Tengah ada tempat wisata yang berbeda dengan objek wisata lainnya, yakni omah jadul atau rumah jaman dulu yang menyajikan edukasi sejarah tempo dulu dan beragam spot foto menarik yang instagramable.

Objek wisata rumah jaman dulu atau (jadul) yang terletak di desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus ini ternyata menjadi pilihan wisatawan untuk mengisi liburan. Tak hanya datang dari Kudus melainkan wisatawan datang dari berbaga penjuru kota. Mulai dari Jepara, Pati hingga dari Jakarta.

Pengunjung dapat menikmati spot foto dengan nuansa jaman dulu

Objek wisata jadul ini cocok bagi suka berfoto. Pasalnya ada beberapa spot seperti rumah jadul, ruang dapur jadul, hingga ruang tamu yang terkesan jadul. Sebelum berkeliling di rumah jadul, pengunjung diperkenankan memakai busana adat jawa tempo dulu menggunakan kain lurik dan ikat kepala batik maupun kebaya bagi yang perempuan.

Rumah ini menyajikan beragam spot foto menarik yang instagramable, dari ruang tamu, ruang keluarga maupun kamar tidur, semuanya memang terlihat khas tempo dulu. Terlihat televisi kotak tabung tanpa remot menghiasi etalase rak dengan deretan hiasan kunonya.

Memasuki kamar tidur ada ranjang jadul lengkap dengan radio kotak persegi panjang jadul pula. Memasuki dapur terlihat peralatan memasak tungku atau pawon dari tanah liat lengkap dengan tempat bumbu-bumbu dapur khas tempo dulu. Bergeser ke ruangan selanjutnya, juga terlihat meja dengan alat setrika arang dan tempat membatik.

Menurut salah satu pengunjung Arfian mengatakan mereka mengaku senang bisa berwisata di rumah jadul tersebut, selain bisa merasakan suasana menembus lorong waktu menikmati suasana tempo dulu.

“Wisata omah jadul ini juga bisa mengajarkan kepada anak anak tentang suasana tempo dulu” imbuhnya.

Pengelola tempat wisata rumah jadul, Diana Noorida mengatakan wisata rumah kuno ini sebagai sarana tempat mengenal sejarah tempo dulu. Dulunya rumah tersebut merupakan peninggalan dari jaman peralihan penjajahan jepang ke Belanda sekitar tahun 1940-an.

“Tujuan dibukanya obyek wisata rumah jadul adalah selain untuk mengenalkan sejarah berupa rumah tempo dulu ke masyarakat, juga bisa menjadi wisata edukasi bagi pelajar dan mendekatkan kaum milenial supaya mengenal sejarah,” kata Diana.

Selain di dalam rumah, ada pula spot diluar rumah yang tak kalah menarik seperti rumah panggung dan memberi makan kelinci di pekarangan. Perjalanan keliling rumah jadul ditutup dengan kuliner khas yakni sop fosil dan nasi bungkus daun jati.

Bagi anda yang masih bingung menentukan destinasi wisata untuk mengisi liburan, tak ada salahnya memilih wisata rumah jadul ini sebagi alternatif wisata yang lain daripada yang lain. (BP/02)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan